Pasutri Pembina dan Ketua YHP Disidang Perdana

Pasutri pembina dan ketua Yayasan Harapan Palembang, saat jalani sidang perdana di PN Klas IA Khusus Palembang, Rabu (13/11/2019). Foto: mizon/Palpos.ID

PALEMBANG, PALPOS.ID – Pembina Yayasan Harapan Palembang (YHP) H Sofyan Sitepu, dan istrinya Hj Maimunah Sitorus selaku Ketua Yayasan Harapan Palembang, menjalani sidang perdana di PN Klas IA Khusus Palembang, Rabu (13/11/2019).

Pasangan suami istri (Pasutri) ini menjadi pesakitan karena diduga melakukan, menyuruh melakukan dan turut serta melakukan penyelenggara satuan pendidikan yang didirikan tanpa izin pemerintah atau pemerintah daerah sejak 2014 sampai 2017.

Dalam surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) M Purnama Sofyan, disebutkan bahwa perbuatan terdakwa diatur dan diancam dalam Pasal 71 Jo Pasal 62 ayat (1) UU RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Kedua, diatur dan diancam pidana dalam Pasal 93 Jo 42 ayat (4) UU RI Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUHP atau ketiga dalam Pasal 378 KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP tentang tindak pidana penipuan.

Disebutkan bahwa pada 20 Juli 2013, terdakwa mendirikan Yayasan Harapan Palembang sesuai dengan Akta Notaris H Zulkifli Sitompul SH, Nomor : 57 dengan susunan terdakwa H Sofyan Sitepu sebagai pembina dan Maimunah Sitorus sebagai Ketua Yayasan.

Kemudian posisi Sekretaris diisi Dian Pranata Sitepu dan Bendahara Octarina Hapsari, keduanya merupakan anak terdakwa. Serta posisi Pengawas diketuai Tuan Dipo Alam Sitepu serta sebagai anggota, Tuan Madya Prasetya Mulya Sitepu.

Kemudian Yayasan Harapan Palembang mengambil alih untuk menyelenggarakan Akademi Perguruan Tinggi Harapan Palembang dengan dua program studi, yakni Program Studi Akademi Farmasi serta Program Studi Akademi Perekam dan Informatika Kesehatan dari Yayasan Pendidikan Harapan. (zon)