Pembangunan SMP di Palembang Menuju Standar SPM

Kabid SMP Disdik Kota Palembang Drs H Herman Wijaya MSi pada kegiatan Lomba Vokal Group, Sabtu (16/11/2019). Foto Novry/Palpos.ID

PALEMBANG, PALPOS.ID – Dana pembangunan sekolah semakin bertambah, dan standar sekolah sekarang mengacu dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Hal ini mengacu pada SPM  Pendidikan, Permendikbud Nomor 32 Tahun 2018.

Kepala Bidang SMP Disdik Kota Palembang, Drs H Herman Wijaya MSi mengatakan, sekolah kategori Sekolah Menengah Pertama (SMP) gedung-gedung sekolah yang lama dan tidak lagi sesuai dengan zamannya akan diremajakan kembali.

“Sekolah yang dulu lapangan bolanya kurang bagus, ruang praktiknya tidak ada, ruang perpustakaan yang masih menggunakan ruang kelas, dengan adanya SPM maka ukuran-ukuran ruang disekolah tersebut harus mengacu pada standar nasional,” ujar Herman, Sabtu (16/11/2019).

Menyangkut bangunan sekolah, jika dilihat realitanya saat ini masih ada bangunan SMP yang masuk kedalam kategori jelek alias rusak. “Untuk bangunan SMP di Palembang sudah banyak yang teratasi. Karena bantuan pemerintah itu ada yang dari pusat atau Bos dan bantuan dari daerah yaitu APBD, setiap tahunnya semakin bertambah, dan sekarang sudah hampir 20% dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD),” terangnya.

Dia menyatakan, dari anggaran yang besar ini tentu kita akan melengkapi sarana dan prasarana di sekolah-sekolah supaya semua sekolah yang ada di Palembang akan sama bentuk dan fasilitasnya,” jelasnya.

Lanjut dia, Tahun 2020 dana DAK sudah bertambah hampir 200% dari yang lalu, yang sebelumnya 3 Miliyar sekarang menjadi 22 Miliyar, sangat signifikan meningkatnya. “Semakin banyak bantuan yang tersalurkan dari pusat untuk Dinas Pendidikan, semakin terperbaiki sarana prasarana di sekolah,” tutup Herman. (nov)