Insentif Guru Honor, Palembang Masih Rp 1 juta Perbulan

Ahmad Zulinto SPd MM, Kadisdik Kota Palembang. Foto Novry/Palpos.ID

PALEMBANG, PALPOS.ID – Kesejahteraan guru honorer di Indonesia saat ini masih tergolong dibawah kata cukup. Untuk itu, Pemkot Palembang masih menetapkan insentif guru honor Rp 1 juta perbulan. Insentif perbulan yang diberikan saat ini tidak sebanding dengan tenaganya yang terkuras.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto SPd MM, ditemui usai kegiatan Implementasi Pendidikan Karakter dan Budaya, di Aula Dinas Pendidikan Kota Palembang, Senin (18/11/2019).

“Alhamdulillah bila dibandingkan dengan provinsi lain, Sumsel saat ini terhitung sudah dapat membayar intensif guru honorer di 6 kabupaten termasuk Kota Palembang. Palembang sudah menganggarkan Rp 26 miliar pertahun. Pagi tadi kami dengan Pak Sekda juga sepakat bahwa insentif guru masih Rp1 juta dulu. Dan itu sudah lebih besar bila dibandingkan dengan kabupaten lain, terkecuali Musi Banyuasin yang sudah Rp 1,5 juta,” ujarnya.

Perhatian pemerintah terhadap kondisi guru honor di Palembang saat ini sudah cukup. Namun pihaknya tetap mengimbau kepada PGRI Sumsel untuk menyampaikan kepada anggotanya agar selalu beraudensi dengan bupati dan DPR, sehingga tenaga pendidik dan non kependidikan dikasih insentif yang layak.

Disisi lain, Zulinto menambahkan, bahwa guru merupakan sosok yang luar biasa, yang mendidik dengan hati. “Wajar jika guru dikatakan sudah dijamin masuk surga. Coba bayangkan dengan gaji Rp 300 ribu dia masih mengajar dengan baik dan masih bertahan,” tambahnya.

Guru honor di Palembang saat ini berjumlah 8 ribuan, baik di sekolah negeri dan swasta. “Guru honor yang insentifnya dibayar dari APBD. Jika dihitung jumlahnya cukup besar, maka tidak ada alasan kita di Palembang ini tidak bisa membayar guru honorer tersebut. Dan sampai sekarang alhamdulillah kita masih bisa membayar guru-guru kita,” tutupnya. (nov)