Gubernur HD: Biso Turun Satu Persen Kuenjuk Hadiah

Gubernur Sumsel H Herman Deru menyuapkan nasi tumpeng kepada Plt Bupati Muara Enim H Juarsah, Rabu (20/11/2019). Foto: humas pemprov sumsel

MUARA ENIM, PALPOS.ID – Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Sumsel Hj Feby Deru, Gubernur Sumsel H Herman Deru menghadiri peringatan hari jadi Kabupaten Muara Enim ke-73, dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Muara Enim, di Gedung DPRD Muara Enim, Rabu (20/11/2019) pagi.

Saat menyampaikan pidato, HD dengan tegas meminta agar perayaan hari ulang tahun di seluruh kabupaten/kota di Sumsel jangan hanya menjadi ritual ceremony semata. “Saya tidak mau masyarakat punya persepsi itu. Setiap HUT, rapat, kumpul, gubernur datang, makan dan selesai. Saya tidak mau. Masyarakat ini punya rapot penilaian pada kinerja kita. Mereka nih nak tau apo nian yang sudah kito gaweke,” ujar HD.

Karena itu pula Pemkab harus menunjukkan perubahan kinerja entah itu berupa perbaikan jalan, atau peningkatan pelayanan atas pajak-pajak yang sudah dibayarkan warga. Ia meyakini dengan menyelesaikan kewajiban Pemkab, warga yang merasa terpenuhi haknya dengan sendiri akan sadar melakukan kewajibannya.

“Memang tidak mungkin kita bisa memenuhi semua keinginan masyarakat. Tapi paling tidak kalau tahun lalu jalannya masih tanah HUT ke-73 ini sudah batu. Kalau dulu batu sekarang sudah aspal. Jangan sebaliknya dulu aspal sekarang lubang semua. Nah masyarakat harus melihat itu dan merasakan perbaikan karena mereka sudah bayar pajak. Contohnya sekarang semua jalan provinsi sudah saya perbaiki, jadi saya juga berani menagih pajak pada masyarakat,” jelasnya.

Yang tak kalah penting, menurut Gubernur adalah Pemkab dapat segera meningkatkan keselarasan antara kekayaan SDA daerah dengan tingkat kesejahteraan masyarakat itu sendiri. Dengan cara menurunkan angka kemiskinan.

“Ajak Kepala BPS-nya cari tahu formula apa yang bisa menurunkan angka kemiskinan. Kalau tahun ini masih 12,5%  HUT ke-74 tahun depan harus bisa 11,5%, syukur kalau bisa 10%. Saya akan tagih itu. Dak usah banyak-banyak, biso turun 1% bae, tahun depan kuenjuk hadiah,” tegas Gubernur HD.

Kunci utama pembangunan, menurut HD, terletak pada sinergitas dan kekompakan kepala daerah dengan unsur-unsur di sekitarnya. Ia mencontohkan dirinya sendiri saat menurunkan angka kemiskinan di OKU Timur yang mencapai 17 % menjadi satu digit saja, hingga diganjar penghargaan Bintang Jasa Pratama oleh Presiden. Karena itu pula, kata HD, sangat disayangkan jika dengan APBD hampir Rp3 triliun, Muara Enim tidak dapat menurunkan angka kemiskinannya.

“Kita harus guyub (kompak/akrab) kebersamaan dan menelisik potensi apa yang kita miliki. Begitu juga di Muara Enim, Pemkab, BUMN, BUMD harus bersinergi agar masyarakat kabupaten ini sejahtera. Nah ulang tahun ke-74 tahun depan, Saya sebagai Gubernur mau melihat rapot itu,” jelasnya. (nov/bar)