Sampah untuk Bayar Komite dan Guru Honor

Zulkarnain MPd, Kepala Sekolah SMAN 21 Palembang. Foto Ist/net

PALEMBANG, PALPOS.ID – Sekolah merupakan lembaga formal pendidikan yang berfungsi memberikan pengetahuan dan kemampuan anak. Pemahaman dan pengenalan mengenai lingkungan pun dapat diperoleh anak melalui pendidikan di sekolah.

Seperti yang diterapkan SMAN 21 Palembang, yang akan menerima sampah sebagai biaya pembayaran komite dan guru honor. Demi menunjang program adiwiyata, pihak sekolah mengimbau anak didiknya untuk membawa sampah yang masuk kategori bisa didaur ulang dari rumah masing-masing.

“Dari sampah tersebut dipakai untuk bayar iuran komite dan sekaligus menunjang program adiwiyata sekolah,” ujar Kepala SMAN 21 Palembang Zulkarnain MPd, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (20/11/2019).

Lanjutnya, sampah yang dibawa siswa dari rumah atau yang dikumpulkannya dari lingkungan sekolah itulah sebagai alat bayar komite mereka. “Nantinya sampah yang menjadi alat bayar siswa diterima oleh tim koordinator adiwiyata sekolah. Kemudian sampah tersebut dikemas lalu dijual di tempat penjualan kertas dan plastik,” jelas Zulkarnain.

Dia menyatakan, program ini akan diberlakukan mulai Januari 2020. Nanti pihak sekolah akan mensosialisasikan terlebih dahulu program tersebut kepada orang tua dan wali murid. “Agar program tersebuy bersifat transparan, dan jangan sampai ada siswa yang membohongi orang tuanya dengan meminta uang mengatasnamakan iuran komite,” terangnya.

Zulkarnain menambahkan, dari sampah yang terjual akan digunakan untuk membayar guru honor yang saat ini berjumlah 39 orang. Ditambah karyawan honor berjumlah 19 orang.

“Semoga dengan program ini selain untuk mengedukasi siswa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, juga untuk mendidik mereka berjiwa wirausaha. Karena sejak disekolah inilah mereka bisa tau memanfaatkan barang yang tadinya tidak berguna menjadi barang yang berguna, bahkan untuk meringankan beban orangtua, karena dari sampah yang mereka kumpulkan orang tua tak perlu lagi mengeluarkan biaya lebih untuk sekolah mereka,” harapnya. (nov)