Tapal Batas Muara Enim dan Ogan Ilir Belum Jelas

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Sumsel melakukan kunker ke Kecamatan Muara Belida Kabupaten Muara Enim. foto ist/net

MUARA ENIM, PALPOS.ID – Masalah tapal batas antara Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Ogan Ilir (OI), masih belum juga kelar. Hal terungkap dalam kunjungan kerja Komisi I DPRD Sumsel ke Kecamatan Muara Belida Kabupaten Muara Enim, belum lama ini.

Camat Muara Belida, Purwanto saat menerima kedatangan anggota DPRD Sumsel mengatakan, sampai saat ini masalah tapal batas antara Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten OI belum juga kelar. “Di sini ada beberapa desa yang belum jelas garis batasnya dengan desa-desa di kecamatan Kabupaten OI,” katanya.

Karena masalah tapal batas ini sangat rawan, Purwanto minta agar secepat mungkin diselesaikan, supaya pembangunan tidak terhambat dan masyarakat tenang dalam berurusan dan mencari nafkah untuk kebutuhan sehari-hari.

“Saya selaku camat Kecamatan Muara Belida sangat mengharapkan DPRD Provinsi Sumsel khususnya Komisi l untuk dapat menyelesaikan batas desa desa di kedua Kabupaten ini,” katanya.

Menaggapi keluhan tersebut Ketua Komisi I DPRD Sumsel, Antoni Yuzar mengatakan, kunker ini untuk menyerap aspirasi masyarakat dan permasalahan di Kabupaten Muara Enim, khususnya masyarakat Kecamatan Muara Belida, untuk dibahas dalam rapat rapat Anggota DPRD Sumsel dan akan disampaikan ke Pemerintah Provinsi.

“Saya mengharapkan Pemprov Sumsel segera memfasilitasi Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Ogan Ilir untuk bertemu menyelesaikan masalah tapal batas ke dua kabupaten ini,” katanya, Jumat (22/11/2019). (opa/net)