Cemburu Gadis Pujaan Dikencani, Satria Siram Purnomo Dengan Air Keras

PALEMBANG, PALPOS.ID – Lantaran cemburu gadis pujaannya bernama Reni Sartika (23), dikencani oleh Herman (60), warga Jalan Bambang Utoyo, Lorong Sumur Tinggi III, Kecamatan 5 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Palembang. Membuat Satria Purnomo (35), nekat menyiram Herman dengan air keras hingga mengalami luka bakar di wajah, leher, tubuh dan tangan.

Meski sempat kabur setelah melakukan penyiraman air keras terhadap korban pada Jumat (15/11), sekitar pukul 21.30 WIB di Pasar Tengkuruk Blok B, Kelurahan 16 Ilir, Kecamatan IT I Palembang. Akhirnya pelaku yang beralamat di Jalan Slamet Riyadi, Lorong Karang Kuang, Kelurahan 10 Ilir, Kecamatan IT III Palembang, berhasil diringkus anggota Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang, saat nongkrong di di Pasar 16 Ilir bersama Reni Sartika (saksi), Senin (25/11), sekitar pukul 20.15 WIB.

Kasatreskrim Polrestabes Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Pidum, Iptu Ginting, membenarkan pihaknya mengamankan pelaku penyiraman air keras tersebut.

“Pelaku ditangkap berdasarkan laporan dari korban. Setelah dilakukan penyelidikan, didapat informasi bahwa pelaku sedang berada di Pasar 16 Palembang. Lalu langsung dilakukan penangkapan, saat ditangkap pelaku sedang nongkrong bersama saksi Reni Sartika,” ujar Ginting, Selasa (26/11).

Kemudian, lanjut Ginting, pelaku bersama barang bukti sehelai baju yang digunakannya saat melakukan penyiraman air keras kepada korban, langsung digiring ke Mapolrestabes Palembang, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Menurut pengakuan pelaku saat diintrogasi, dia nekat menyiramkan air keras kepada korban, karena cemburu melihat saksi Reni Sartika kencan dengan korban,” kata Ginting.

Sementara, pelaku Satria Purnomo mengakui bahwa dirinya yang menyiram korban dengan air keras hingga mengalami luka bakar dan harus mendapat perawatan di RS Charitas Palembang.

“Saya cemburu sama korban, karena sangat dekat dengan Reni. Jadi waktu korban pulang dengan mengendarai motor dan melintas di Pasar Tengkuruk, saya hadang dan siram dengan cuka para, setelah itu saya langsung kabur,” ungkapnya. (zon)