Kota Palembang Canangkan 1 Juta Biopori

Wako Palembang, H Harnojoyo melantik 50 kader lingkungan di Hotel Beston, Rabu (27/11/2019). Foto : ist/net

PALEMBANG, PALPOS.ID – Pemkot Palembang melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) mencanangkan membuat 1 juta biopori. Ini dilakukan untuk mengatasi banjir di lingkungan masyarakat.

Untuk itu, Rabu (27/11/2019) dilantik 50 kader lingkungan. Biopori sendiri merupakan salah satu upaya penanganan banjir dengan cara melobangi tanah dengan memasukkan dedaunan yang ada di lingkungan itu ke dalamnya. Upaya tersebut bertujuan, agar cacing-cacing dan hewan yang ada di dalam perut bumi keluar dan memakan daun tersebut. Sehingga menciptakan lobang-lobang di perut bumi yang dapat menyerap air ke dalam tanah.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kota Palembang, Ir H M Affan Prapanca MT mengatakan, metode Biopori dilakukan untuk menyerap air hujan. Ini sangat bermanfaat selain untuk mengatasi banjir juga menjaga kualitas tanah.

“Metode ini sangat mudah dan bisa dilakukan siapa saja di lingkungan perumahannya,” katanya usai Pelantikan Kader Lingkungan sekaligus Focus Group Discussion (FGD) dan Biopori Action Real Kota Palembang di Hotel Beston, Rabu (27/11/2019).

Sedangkan Walikota Palembang H Harnojoyo mengatakan, sangat mendukung dengan adanya wacana 1 juta biopori ini. “Saya harap ini benar-benar dapat terwujud agar mampu mencegah banjir, menyerap air dan meningkatka  kualitas tanah,” katanya.

Menurut Harnojoyo, sistem ini sebenarnya sudah lama kita kenal dan sangat mudah sekali untuk diterapkan. “Karena itu, ia meminta peran dari para Kader Lingkungan Sehat yang dilantik mampu mewujudkan 1 juta Biopori ini kepada masyarakat. Saya yakin bisa apalagi didukung dengan seluruh elemen masyarakat. Mulai dari tingkat camat, lurah, hingga ke RT/RW,” ujarnya.

Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Wilayah Sumsel, Erika Bukhari mengatakan, motode ini sudah dilakukan oleh nenek moyang terdahulu. Ini sangat efektif untuk menanggulangi genangan air.

Biopori dibuat dengan melubangi tanah secara vertikal dengan kedalaman 1 meter, diameter 10 cm dan berjarak 1 meter setiap lubangnya. “Bibir lubang bisa disemen, nanti sampah dedaunan dan sisa makanan bisa dimasukkan dan dedaunan itu baik juga untuk stabilitas tanah,” katanya. (sef)