Cici Resmi Jabat Ketua DPD Partai Gerindra Sumsel

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumsel Maliono, didampingi Anggota Fraksi Asgianto, saat memberi keterangan pers, Kamis (28/11/2019). foto popa/Palpos.ID/net

PALEMBANG, PALPOS.ID – Setelah menunggu beberapa bulan, DPD Partai Gerindra mengeluarkan Surat Keputusan (SK) untuk kepengurusan DPD Gerindra Sumsel periode 2019-2024. Dalam SK tersebut, Kartika Sandra Desi (Cici) didapuk menjadi Ketua DPD Partai Gerindra Sumsel.

“Ibu Cici menjadi ketua, untuk Sekretaris Pak Sujarwoto, dan untuk bendahara Prima Salam,” kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumsel, Maliono, didampingi anggota Fraksi, Asgianto, Kamis (28/11/2019).

Dilanjutkan Maliono, SK tersebut keluar pada 27 November 2019 dalam rapat koordinasi DPP Gerindra. Dalam keputusan tersebut ada 3 DPD ditetapkan kepengurusan baru yaitu Sumsel, Sulsel dan Sulut. “Ada 3 daerah yang dievaluasi. Evaluasi ini untuk penyegaran atau regenerasi bagi Gerindra, sehingga yang muda-muda menjadi pengurus,” kata Maliono.

Dijelaskan dia, bahwa pelantikan akan dilakukan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Gerindra Ahmad Muzadi dan wakil Ketua Umum Gerindra yang juga menteri Perikanan dan Kelautan (KKP) Edhy Prabowo pada 3 Desember mendatang.

Dijelaskan Maliono, bahwa di Gerindra Sumsel ada regenerasi, itu sangat penting sehingga mesin partai semakin maksimal meraih target politik yang dicanangkan. “Dan tentu tugas kita kedepan yaitu pilkada serentak, tentu akan kita dorong bagi kader yang berkeinginan untuk maju di pilkada tahun depan,” ungkap dia.

Apakah nantinya akan ada evaluasi untuk kepengurusan DPC kabupaten/kota? Menurut Maliono kemungkinan ada namun sepenuhnya kewenangan ketua DPD dan DPD untuk kepengurusan kabupaten/kota.

Sementara itu, anggota Fraksi Gerindra DPRD Sumsel, Asgianto mengatakan, hari ini Gerindra memberikan contoh berpolitik yang baik kepada masyarakat. Dimana Ketua DPD Gerindra, H Aswari Rivai sangat sadar akan pentingnya regenerasi. Sehingga beliau menyerahkan tampuk kepemimpinan kepada mereka yang lebih muda, meskipun masa jabatannya belum berakhir. (opa)