Pemkot Palembang Bakal Bedah Rumah Halimah

Wawako Palembang Fitrianti Agustinda mengunjungi Halimah di Kelurahan Bukit Lama, Jumat (29/11/2019). Foto : ist/net

PALEMBANG, PALPOS.ID – Halimah, warga Jalan A Dalim/ Poltek RT 06/02 Kelurahan Bukit Lama Kecamatan Ilir Barat (IB) I Kota Palembang, kini dapat tersenyum bahagia.

Bagaimana tidak, janda beranak satu ini mendapatkan kebahagiaan karena rumahnya akan dibedah oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Akan tetapi pembangunan rumah tersebut, tidak bisa dilakukan secara langsung. Karena, surat menyurat atas kepemilikan lahan tersebut, harus dibalik nama terlebih dulu. “Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada Pemkot Palembang, yang akan membedah rumah saya. Saya tinggal disini bersama anak dan mantu, dengan kondisi rumah seperti ini,” ujarnya, Jumat (29/11/2019).

Ia mengatakan, bahwa dirinya tinggal di Palembang sejak 2012 yang silam. Selama tujuh tahun tinggal disini, ia mengaku belum pernah direnovasi secara utuh rumahnya. “Iya kalau hujan pasti bocor dan rumah saya juga sudah goyang. Makanya saya sangat berharap kepada pemerintah, agar rumah saya dapat dibedah,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang, Fitrianti Agustinda mengatakan, pihaknya mendapat kabar dari masyarakat, bahwa ada warga Kota Palembang yang ingin mendapatkan bantuan pemerintah, karena rumahnya sudah tidak layak huni.

“Tapi sudah saya sampaikan untuk mendapatkan bantuan bedah rumah, surat menyurat atas kepemilikan tanah tidak boleh bermasalah. Dan Alhamdulillah sudah ditunjukan suratnya oleh ibu Halimah, akan tetapi surat tersebut harus ada perubahan, yaitu balik nama dulu,” kata Fitri usai meninjau rumah Halimah.

Dikatakan Fitri, pembangunan rumah akan berjalan, apabila proses surat menyuratnya telah selesai diurus. Selain, itu dijelaskannya, bagi warga yang ingin mendapatkan bantuan program bedah rumah, syarat utamanya ialah, surat menyurat lengkap dan tidak boleh menumpang atau lahan tersebut milik orang lain.

“Karena persyaratan pertama adalah mengenai kepemilikan lahannya tidak bermasalah. Selama surat itu diproses kita akan menunggu, tidak ada masalah terkait lahanya. Dan dapat informasi diakhir tahun akan segera kita bangun rumahnya,” terangnya.

Pihaknya berharap, kedepan seluruh warga kota Palembang agar membayar zakat di Baznas. Karena, zakat yang dibayar oleh warga, akan kembali untuk warga yang membutuhkan. “Kita harapkan kedepan seluruh warga kota Palembang membayar zakat di Baznas. Agar bisa membantu saudara yang tidak mampu. Sebenarnya banyak program Baznas, seperti pendidikan, kesehatan dan lainnya, dan ini salah satunya,” tutupnya. (sef)