Satu Tersangka Ditembak, Dua Temannya Masih Buron

Tersangka Dodi yang diamankan anggota Polsek Pedamaran Timur, Jumat (29/11/2019). Foto: istimewa/net

KAYUAGUNG, PALPOS.ID – Jajaran Polsek Polsek Pedamaran Timur, berhasil mengungkap kasus tewasnya Mat Sani (40), warga Desa Pancawarna Kecamatan Pedamaran Timur Kabupaten OKI.

Dimana, jenazah Mat Sani ditemukan tergeletak bersimbah darah di depan pintu rumahnya dengan banyak luka tusukan di tubuh, Senin (23/03/2019) yang lalu.

Tersangka dimaksud Dodi (27), pria kelahiran Kecamatan Sungai Menang, yang tinggal di Desa Pancawarna atau tetangga korban sendiri. Dodi diduga dibantu dua orang rekannya yang belum diketahui identitasnya masih buron.

Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra, melalui Kasubbag Humas Iptu Iryansyah, kemarin menjelaskan, dari hasil penyelidikan jajaran Polsek Pedamaran Timur pimpinan Ipda Panca Mega Surya, salah satu pelaku pembunuhan korban Mat Sani adalah tersangka Dodi.

“Setelah lama menghilang, akhirnya Kamis (28/11/2019) Kapolsek Pedamaran Timur dan Tim Macan Komering mendapat informasi, sehingga langsung bergerak ke rumah tersangka Dodi dan berhasil menangkap Dodi,” kata Iryansyah.

Sekitar dua bulan sebelum kejadian tewasnya korban, kata Iryansyah lagi, tersangka Dodi sempat mendatangi rumah korban. Karena Dodi mengira istrinya disembunyikan oleh korban, sehingga dirinya marah-marah kepada korban terkait dugaan tersebut.

“Lalu Senin (23/08/2019), sekitar pukul 02.00 WIB, korban terbangun dari tidur dan berkata kepada istrinya (pelapor,red), ‘Aku nak makan’. Kemudian korban beranjak dari tempat tidurnya, istrinya yang sempat terbangun lalu tidur lagi,” ungkap Iryansyah.

Belum tertidur lelap, istri korban mendengar suara orang berkelahi sehingga bangun. Lanjut Iryansyah, lalu korban membuka jendela dan melihat tersangka Dodi dan rekannya berlari ke arah seseorang (temannya lain lagi) yang sedang menunggu menggunakan sepeda motor di depan rumah warga.

Sementara Kapolsek Pedamaran Timur Ipda Panca Mega Surya menambahkan, usai berkata hendak makan kepada istrinya, tak lama kemudian listrik padam, sehingga korban keluar untuk mengecek NCB listrik. Namun saat buka pintu rumah, secara tiba-tiba langsung mendapat serangan membabi buta tersebut. (nur)