Diduga Vape Mengandung Narkotika, Pengawasan Penggunaan Diperketat

Berbagai jenis Liquid Vape yang diduga mengandung narkotika diamankan Dirjen Bea dan Cukai Palembang, Kamis (5/12). Foto: Koer/Palpos.id

PALEMBANG, PALPOS.ID – Dirjen Bea dan Cukai bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel, tengah mengawasi dan memperketat penggunaan cairan hisap liquid vape. Pasalnya, dari sejumlah cairan liquid vape atau rokok elektrik berbagai merek, warna dan rasa yang diamankan dan dimusnakan, diduga mengandung narkotika.

Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Dirjen Bea dan Cukai Sumbagtim, Dwi Harwanto. Bahkan kata dia, saat ini ada  narkoba jenis baru tetapi belum masuk daftar resmi.

“Cairan vape itu ada yang mengandung narkoba. Tapi setelah kita teliti di lab, jenisnya belum masuk dalam daftar. Tapi minyak vape itu, diduga mengandung narkotika jenis mariyuana atau ganja. Narkoba jenis ini dominan dari Negara Cina,” katanya, Kamis (5/12).

Dir Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Heri Istu Hariono SSi menambahkan, biasanya setiap akhir tahun narkoba banyak beredar, termasuk munculnya narkoba jenis baru.

“Makanya kita akan melaksanakan giat razia terbuka atau tertutup. Lalu terkait liquid vape, akan kita periksa di lab dahulu, kalau terbukti mengandung narkotika bisa kita tindak dan bisa bekerja sama dengan Dirjen Bea dan Cukai, untuk mengetahui asal barang dari mana, bisa kita telusuri dan lakukan penangkapan,” ungkapnya.

Vape saat ini masih NPS atau New Psikotropi Substaine, untuk itu perlu dilakukan pengawasan ketat. “Nanti menunggu dasar hukumnya, bisa jadi tahun depan mulai penindakannya. Tapi Vape di AS saat ini dinyatakan sudah sangat merugikan kesehatan dan merusak paru-paru,” jelasnya. (den)