Diduga Manfaatkan Komite, Pungutan Sekolah Masih Terjadi

Pemuda Pancasila menggelar aksi tolak pungli sekolah di halaman Pemkab Lahat, Jumat (06/12/2019). Foto: arif/Palpos.ID

LAHAT, PALPOS.ID Sejak 1 Januari 2019 yang lalu, Pemkab Lahat sudah meluncurkan program sekolah gratis. Hanya saja, disinyalir masih ada sekolah yang melakukan pungutan kepada orang tua siswa.

Untuk melancarkan aksinya, pihak sekolah diduga melakukan pungutan dengan memanfaatkan komite sekolah. Menyikapi hal itu, Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Lahat menggelar aksi damai serta meminta Pemkab Lahat bertindak tegas terhadap sekolah yang masih saja melakukan pungutan.

Bila terbukti, Kepala sekolah yang melakukan pungutan harus dicopot. “Ada sekolah yang berani mengancam siswanya bila tidak membayar uang yang ditentukan, tidak boleh ujian, bahkan dikeluarkan,” tegas Koordinator Aksi, Syaik Amrullah, di halaman Pemkab Lahat, Jumat (06/12/2019).

Diungkapkannya, sekolah sengaja memanfaatkan komite sekolah. Sehingga terkesan seluruh orang tua siswa sudah setuju atas keputusan tersebut.

Sementara, Asisten I Setda Lahat, Rudi Thamrin SH mengatakan, meninjau ulang seluruh kebijakan yang diberikan ke sekolah. Sehingga akan diketahui, sekolah mana saja yang masih bandel tersebut. “Bila terbukti akan diberikan sanksi,” kata Rudi, usai menerima perwakilan peserta aksi. (ari)