Satpam Tewas Tertimpa Motor Sendiri

Posisi korban saat ditemukan oleh warga dalam posisi tertimpa motor sendiri, Jumat (6/12). foto : eco marleno

BATURAJA, PALPOS.ID – Dalam dua hari terakhir, masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) digegerkan dengan penemuan dua mayat pria. Pertama, Kamis (4/12), sekitar pukul 10.15 WIB.

Warga dikejutkan dengan penemuan mayat lelaki  tertimpa sepeda motor di dalam parit sedalam 2 meter di pinggir Jalan Ahmad Yani Lintas Tengah Sumatera, Kelurahan Sepancar Lawang Kulon, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU.

Korban diketahui bernama Agus Sutrisno, warga Desa Jati Rahayu Timur, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, dan bekerja sebagai satpam di salah satu perusahaan leasing. Diduga tewas karena mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor Honda Mega Pro nopol BG 6852 YAI.

Saat ditemukan, korban masih memakai jaket dan seragam Satpam. Korban mengalami luka parah di kepala, serta sepeda motornya rusak berat. Di lokasi kejadian juga terlihat ban mobil yang menjadi pembatas jalan, rusak akibat ditabrak sepeda motor korban.

Menurut Darti, warga di sekitar lokasi kejadian yang pertama kali menemukan korban, saat itu anaknya baru pulang sekolah dan memberitahukan ada sepeda motor di parit.

“Setelah saya cek, ternyata ada orang yang sudah meninggal dunia di samping motornya. Saya langsung memberitahukan kejadian itu ke polisi,” katanya dibincangi Palembang Pos.

Hingga berita ini dibuat, belum diketahui penyebab pasti kecelakaan yang menewaskan korban tersebut. Namun dugaan sementara korban mengalami kecelakaan tunggal, dan Unit Lakalantas Polres OKU juga masih melakukan penyelidikan.

Keesokan harinya, Jumat (6/12), warga kembali digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria tua di dasar jurang Desa Lubuk Batang Baru, Kecamatan Lubuk Batang. Bahkan kondisi korban sudah sulit untuk dikenali karena jasadnya telah rusak.

Namun setelah polisi melakukan identifikasi, diketahui  korban adalah Jasmin (70), salah satu warga Desa Lubuk Batang Baru, Kecamatan Lubuk Batang, OKU. Kakek malang tersebut juga dilaporkan sudah lima hari menghilang.

“Memang dia punya penyakit pikun dan sudah tua. Kerjanya keliling-keliling saja, tapi baru ini tidak pulang sampai berhari-hari,” kata Subri, keluarga korban di lokasi penemuan mayat korban.

Kapolres OKU, AKBP Tito Hutauruk didampingi Kapolsek Lubuk Batang, AKP Ujang Abdul Azis, membenarkan adanya penemuan mayat pria tua tersebut. Dari hasil visum yang telah dilakukan, tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban. Namun jenazah tersebut sudah dalam kondisi rusak.

“Dari keterangan keluarga, korban memang sudah pikun dan uzur. Selain itu, dia gemar berkeliling-keliling hingga akhirnya lupa pulang. Korban juga sudah berkali-kali hilang, tapi masih ditemukan keluarganya. Atas kejadian ini, pihak keluarga sudah ikhlas, jadi tidak dilakukan autopsi,” jelasnya. (eco)