Warga Miskin di Kota Palembang Meningkat

Ilustrasi. Foto: istimewa/net

PALEMBANG, PALPOS.ID – Meskipun pembangunan di Kota Palembang cukup pesat saat ini, namun ternyata belum berpengaruh pada kesejahteraan warganya.

Ini terlihat dari jumlah warga miskin di Kota Palembang tahun 2019 yang diperkirakan mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun lalu.

Kepala Dinas Sosial Kota Palembang, Heri Aprian mengatakan, angka kemiskinan di Kota Palembang tahun 2018 lalu 10,95 persen dari jumlah penduduk di Palembang.

“Diperkirakan, tahun 2019 ini angka kemiskinan di Palembang masih dua digit. Bahkan ada kenaikan, tapi kenaikannya tidak signifikan hanya sekitar 0,5 persen, namun data pastinya baru kita rilis Januari 2020,” jelas Heri, Rabu (11/12/2019).

Kenaikan jumlah warga miskin di tahun 2019 ini, lanjut Heri, salah satu penyebabnya adalah banyaknya musibah kebakaran dalam setahun terakhir. “Ada sekitar 200 kali kebakaran tahun ini. Ini angka cukup besar dalam sepuluh tahun terakhir. Karena musibah ini, banyak warga yang masuk kategori sejahtera menjadi prasejahtera,” jelasnya.

Meski begitu, sambung dia, Pemkot Palembang terus berupaya agar jumlah warga miskin di Palembang terus mengalami penurunan. “Target kita bisa menurunkan angka kemiskinan sampai satu digit,” tegas dia.

Sementara Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda, mengatakan, Pemerintah Kota Palembang telah menjalankan sejumlah program untuk menanggulangi kemiskinan. Namun, agar program itu efektif dan mengikat, dibutuhkan Perwali.

“Kita sudah melakukan studi banding ke Sragen bersama Wakil Gubernur Sumsel. Wagub memberikan arahan untuk membuat Perwali terkait hal tersebut. Perwali itu akan menjadi dasar hukum untuk membuat kegiatan penanggulangan kemiskinan di Kota Palembang,” ujar Fitrianti.

Ia menyebutkan, butuh koordinasi dan konsolidasi antar Organisasi Perangkat Daerah di Pemkot Palembang untuk mengatasi kemiskinan, bukan hanya Dinas Sosial. “Supaya target menurunkan angka kemiskinan satu digit bisa terwujud,” ujar Fitrianti. (sef)