Pria Bertato Ditemukan Bersimbah Darah di Jalanan

Jenazah korban Ari Gunting setelah divisum di rumah sakit, Kamis (12/12/2019). Foto: istimewa

LUBUKLINGGAU, PALPOS.ID – Seorang pria bertato ditemukan terkapar bersimbah darah. Belakangan diketahui pria tersebut bernama Ari Gunting (40), warga Jalan Depati Said Kelurahan Tanjung Indah Kecamatan Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau.

Korban pertama kali ditemukan warga dalam kondisi tertelentang dengan sejumlah luka tusuk di bagian dada, dan beberapa bagian tubuh lain, di Jalan Poros Lingkar Selatan Kelurahan Watas Lubuk Durian Kecamatan Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau, Rabu (11/12/2019), sekitar pukul 15.00 WIB. Kejadian itu kemudian dilaporkan warga ke pihak kepolisian.

Menerima laporan itu polisi turun melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Sementara korban dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) dr Sobirin Lubuklinggau.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat pertama kali ditemukan warga, korban tengah meregang nyawa dalam kondisi tubuh penuh luka dan darah.

Setibanya di RS korban yang sekarat masih berjuang melawan mautnya. Namun selang beberapa saat kemudian akhirnya korban menghembuskan nafas terakhirnya di Unit Gawat Darurat RS Sobirin.

Sementara itu, Can, tetangga korban mengatakan, baru tahu kalau tetangganya itu terbunuh. Diceritakan Can, korban aslinya bukan warga Lubuklinggau, melainkan warga Rejang Lebong. “Di sini dia tinggal tempat istrinya,” ujarnya.

Korban yang merupakan mantan narapidana, menikahi istrinya saat belum lama menghirup udara bebas. Setelah menikah keduanya berkebun tak jauh dari lokasi ditemukan korban tewas. “Informasinya mayat korban dibawa ke Lebong tempat keluarganya,” kata Can.

Terpisah, Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono, membenarkan kejadian itu. “Kejadiannya sekitar pukul 15.00 WIB, tetapi kita baru dapat laporan sekitar pukul 17.00 WIB,” katanya, Kamis (12/12/2019).

Menurut Dwi, orang pertama yang menemukan korban adalah Maryani (istri korban), dan beberapa warga yang kebetulan melintas di sekitar lokasi tersebut. “Yang menemukan istrinya sendiri,” ujar Dwi.

Saat ini, dikatakan Dwi, pihaknya sudah memintai keterangan dari tiga orang saksi. ‘’Selain istri korban dan anak tiri korban, ada juga warga yang sempat melihat pelaku saat berpapasan di persimpangan jalan keluar TKP,” jelas Dwi.

Kendati demikian, Dwi belum mau menjelaskan secara gamblang dugaan motif dari pelaku. Namun dari keterangan ketiga saksi tersebut, dikatakan Dwi, pihaknya sudah bisa mengidentifikasi pelaku. “Sementara ini pelaku diduga dua orang dan sudah teridentifikasi,” tegasnya. (mar)