Tusukan Obeng di Perut Tewaskan Korban Aan

Reka ulang dimana tersangka Faridi alias Didi menghabisi korban Aan, Kamis (12/12/2019). Foto: denni/Palpos.ID

PALEMBANG, PALPOS.ID – Penyidik Unit Reskrim Polsek Sukarami, menggelar reka ulang kasus pembunuhan korban Aan Yohnizer (35).

Reka ulang dengan menghadirkan tersangka Faridi alias Didi (35) itu, digelar Kamis (12/12/2019), sekitar pukul 10.00 WIB, di halaman Mapolsek Sukarami.

Kasus pembunuhan itu sendiri terjadi Minggu (27/12/2019), sekitar pukul 08.30 WIB, di room karaoke nomor 231 Hotel Rian Cottage di Jalan Perindustrian II Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami.

Pembunuhan terjadi karena tersangka Didi kesal dengan korban Aan. Dimana, korban Aan telah memakai sepaket sabu dan sebutir ineks milik tersangka, namun tidak mau menggantinya.

Rekonstruksi sendiri digelar sebanyak 28 adegan dengan pengawalan anggota Polsek Sukarami. Adegan dimulai dari tersangka Didi membeli sepaket sabu Rp 100 ribu bersama saksi Tini Agustini. Lalu tersangka dan saksi perempuan lainnya masuk ke room 231 hotel Rian Cottage, sambil menyiapkan alat hisap sabu.

Selanjutnya, korban Aan bersama saksi Angga masuk room, hingga membuat tersangka Didi dan pacarnya risih. Kemudian, saksi Ica, saksi Sugiarti dan tersangka pindah ke room karaoke lainnya.

Diteruskan tersangka Didi menanyakan sabu yang ketinggalan di room 231 kepada saksi Rendi. Tetapi korban Aan yang ada di dekat sana tidak menanggapi dengan baik, dan tidak mau mengganti sabu dan ineks yang sudah dipakainya. Akibatnya, tersangka Didi dan korban terjadi cekcok mulut.

Tersangka Didi pun bersiap-siap dengan mengeluarkan obeng dari tas ke pinggangnya. Saat tersangka bertemu dengan korban di room 231, saksi Rendi menarik kerah baju tersangka Didi.

Selanjutnya, saksi Rendi mengambil botol bir, dan tersangka Didi mengeluarkan obeng. Namun, saat tersangka hendak menusuk saksi Renci, malah mengenai perut korban Aan.

Tusukan itu membuat korban Aan terkapar bersimbah darah. Sementara tersangka langsung kabur dari lokasi kejadian. Adegan terakhir memperlihatkan bagaimana korban Aan yang meninggal dunia dalam perjalanan menuju RS Myria.

Wakapolsek Sukarami Iptu Ayu, didampingi Kanitreskrim Iptu Herman SH menegaskan, pihaknya telah menggelar reka ulang terhadap pembunuhan yang terjadi di Hotel Rian Cotage. (den)