Sosialisasikan Proses Ganti Rugi Lahan

Warga Desa Pere’an Kecamatan Mekakau Ilir mengikuti mengikuti sosialisasi ganti rugi lahan, Jumat (13/12/2019). Foto kriss/Palpos.ID

MUARADUA, PALPOS.ID – Untuk mendukung terlaksananya pembangunan Bendungan Tiga Dihaji di Kabupaten OKU Selatan (OKUS), Balai Besar Wilayah Sungai, Kehutanan dan Badan Pertanahan Nasional, Jumat (13/12/2019) melakukan sosialisasi pendaftaran awal ganti rugi lahan milik warga yang terdampak pembuatan jalan dan galian.

Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Pere’an Kecamatan Mekakau Ilir ini dibuka langsung oleh Camat Mekakau Ilir H Abdul Haris Skm MM dan dihadiri oleh perwakilan PT Jasa Perencana Nusantara Engenering Management Consultant, Syahrul Madi Priya ST, Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Oku Selatan diwakili oleh Kasi Pengadaan Tanah Abdi St, UPTD Kehutanan Kabupaten OKUS yang diwakili oleh Doni Kumaini.

Camat Mekakau Ilir, H Abdul Haris Skm MM dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada tim sosialisasi pembangunan bendungan Tiga Dihaji kabupaten OKUS, sebab pelayanan terbaik kepada masyarakat perlu dilakukan melalui program-program pembangunan yang sesuai dengan potensinya.

“Sebagai Pemerintah Kecamatan yang merupakan perpanjang tangan Bupati OKUS dan masyarakat kami sangat mendukung pembangunan ini, karena Kabupaten OKU Selatan perlu dukungan pembangunan. Untuk itu, kami meminta kepada masyarakat agar dapat mengikuti sosialisasi ini dengan baik sehingga dapat menjadi media informasi dan ajang bertukar pikiran,” ujarnya

Hal senada juga diutarakan oleh Ketua tim sosialisasi pembangunan bendungan Tiga Dihaji Kabupaten OKUS, Sahrul Madi Priya ST. Menurutnya terkait pembebasan lahan, saat ini prosesnya sudah masuk tahap verifikasi dokumen. Setelah itu akan diadakan penetapan lokasi dan selanjutnya dibentuk lah Satgas.

“Kegiatan pembangunan ini akan dilaksanakan pada tahun ini, karena keterkaitan dengan pembangunan Bendungan Tiga Dihaji,” ujarnya.

Terpisah salah seorang warga pemilik lahan yang terdampak pembangunan jalan, Rosmaini mengatakan lahan perkebunan miliknya terdampak pembangunan jalan menuju lokasi pembangunan Bendungan Tiga Dihaji sebanyak 17.700 meter dan merupakan lahan produktif yang terdiri tanaman kopi, lada, pinang dan beberapa tanaman buah-buahan. (tian)