Tiga Pembunuh Waluyo Ditangkap, Satu Masih Buron

Tersangka Bus diamankan di Polsek Muara Kelingi, Jumat (13/12). Foto: Maryati/Palpos.id

MURA, PALPOS.ID – Setelah hampir dua tahun buron, akhirnya satu dari empat pelaku pembunuhan terhadap Waluyo (41), petani di Desa Pulau Panggung, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas (Mura), berhasil dirignkus anggota Unit Reskrim Polsek Kelingi.

Buronan yang berhasil dibekuk yakni, Bus (39), warga Desa Pulau Panggung, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Mura. Dia ditangkap di tempat persembunyiannya Desa Sukarena, Kamis (12/12), sekitar pukul 20.10 WIB.

Sebelumnya polisi sudah lebih dulu meringkus dua pelaku lainnya, Roni Paslah (23), warga Desa Pulau Panggung, ditangkap tak lama usai melakukan pembunuhan, 18 Maret 2018. Kemudian pelaku bernama Fauzan Afriandi (33), warga Desa Pulau Panggung, diringkus 25 Juni 2019. Kini keduanya sedang menjalani hukuman yang dijatuhkan pendadilan. Sedangkan satu tersangka lagi, Aminullah, masih buron dan dalam pengejaran Polsek Kelingi.

Kapolres Mura, AKBP Waluyo melalui Kapolsek Muara Kelingi, AKP Hendri Agus menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka Bus berawal dari penyelidikan yang terus dilakukan Unit Reskrim Muara Kelingi, hingga mengetahui keberadaannya di Desa Sukarena, Kecamatan Sukakarya.

“Lalu kita berkoordinasi dengan Kapospol Sukakarya untuk mencari dan menemukan pelaku. Setelah menemukan lokasi persembunyian tersangka, tim gabungan Polsek Muara Kelingi dan Pospol Sukakarya, langsung melakukan penyergapan,” kata Kapolsek Muara Kelingi, kemarin.

Namun, lanjut dia, saat disergap tersangka berupaya kabur dan tak menghiraukan tembakan peringatan ke udara. Sehingga anggota terpaksa mengambil tindakan tegas terukur dengan melepaskan peluru ke arah kaki tersangka hingga membuatnya tersungkur dan bertekuk lutut.

“Setelah berhasil diringkus dan diberikan perawatan di Puskesmas terdekat atas luka tembaknya, kemudian tersangka digelandang ke Mapolsek Muara Kelingi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” tegasnya.

Sementara, jelasnya, kasus pembunuhan yang menewaskan korban Waluyo, terjadi pada Kamis 15 Maret 2018 siang. Pembunuhan itu diketahui setelah Khoirul Husaini (anak korban) hendak membantu  korban menyadap karet. Namun sesampainya di kebun, Khoirul melihat korban sudah tewas dengan kondisi berlumuran darah.

“Kemudian kejadian itu dilaporkan ke Polsek Muara Kelingi, dan langsung dilakukan penyelidikan. Tiga hari setelah kejadian, berhasil ditangkap satu pelaku atas nama Roni. Beberapa hari kemudian satu pelaku lagi ditangkap, yakni Fauzan. Jadi sudah tiga pelaku yang berhasil kita ringkus, tinggal satu pelaku lagi,” kata AKP Hendri Agus.

Motif dari pembunuhan ini sendiri, kata Hendri, karena dilatari dendam. Dimana sebelumnya sempat terjadi perselisihan antara para pelaku dengan korban. “Belakang diketahui motif para pelaku menghabisi korban karena dendam,” pungkasnya. (mar)