Sumsel Sabet Penghargaan Anugerah Revolusi Mental

Staf Ahli Riza Fahlevi mewakili Gubernur Sumsel H Herman Deru menerima penghargaan Anugerah Revolusi Mental di Jakarta, Sabtu (21/12/2019). Foto: humas pemprov sumsel

JAKARTA, PALPOS.ID – Provinsi Sumsel meraih prestasi membanggakan dengan mendapatkan penghargaan Anugerah Revolusi Mental yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Sumsel meraih penghargaan dengan Kategori Gerakan Indonesia Tertib yang diterima langsung oleh Staf Ahli bidang SDM Riza Fahlevi yang datang mewakili Gubernur Sumsel H Herman Deru. Penghargaan  diserahkan  di Gedung II BPPT, Jakarta Sabtu (21/12/2019).

Gubernur Sumsel diwakili Riza Fahlevi, Staf Ahli Bidang SDM dan Kemasyarakatan mengungkapkan, prestasinya ini mestinya menjadi motivasi untuk semua pihak dalam mencapai visi misi Sumatera Selatan Sumsel Maju untuk Semua.

“Tentunya kita mengucapkan selamat kepada kepemimpinan Bapak Gubernur H. Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan yang telah mendapatkan prestasi penghargaan di bidang Gerakan Nasional Revolusi Mental di bidang Indonesia Tertib ini,” ucapnya.

Ia berharap kedepan untuk semua pihak tidak merasa puas atas yang sudah didapat, namun penghargaan ini menjadi acuan untuk dapat lebih baik lagi dari apa yang telah diperoleh, baik segala elemen dan bidang.

Sementara itu, Menko PMK Muhadjir Effendy, mengatakan penganugerahan diselenggarakan atas keberhasilan program canangan Presiden Joko Widodo itu. Menurutnya, gerakan nasional ini dijalankan secara baik oleh pemerintah pusat dan daerah.

“Perlu saya tegaskan, revolusi mental hanyalah tema saja. Intinya adalah perubahan dari yang tidak baik menjadi baik yang masif sifatnya,” ujar Muhadjir.

Nominasi untuk Pemerintah Provinsi akan dibagi berdasarkan lima gerakan revolusi mental, yaitu Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesi Bersih, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesia bersatu, dan Gerakan Indonesia Mandiri.

Untuk capaian Provinsi Sumsel meraih penghargaan tersebut dengan penilaian tim dewan juri dengan menggunakan 5 indikator pencapaian yang berkaitan dengan tata tertib. (bar)