Sampai Saat ini Petahana Masih “Jomblo”

Kantor Bupati Muratara. Foto: istimewa/net

MURATARA, PALPOS.ID – Tensi politik di Kabupaten Muratara, kembali memanas. Kendati belum ada penetapan calon resmi, namun sejumlah bakal calon mulai pamer pasangan.

Namun hingga sekarang tampaknya petahana masih jomblo atau masih belum punya pendamping.

Mendekati pelaksanaan Pilkada 2020 di Kabupaten Muratara sudah banyak tokoh masyarakat yang latah ikut pencalonan Bupati-wakil Bupati 2020-2025.

Dari puluhan peserta yang mendaftar di penjaringan Parpol, hanya beberapa calon saja yang memang serius untuk melaju dalam Pilkada.

Beberapa tokoh yang diyakini akan ikut dalam pertarungan perebutan kursi bupati dan wakil bupati, diantaranya H Syarif Hidayat, H Devi Suhartoni, H Al firmansyah Karim, Andi Wijaya, H Akis Ropi Ayub, H Baikuni Anwar, H Zaenal Arifin, Hermansyah Syamsiar dan sejumlah nama populer lainnya.

H Zaparin tokoh masyarakat Muratara yang ikut mengamati perkembangan politik menuturkan, saat ini sejumlah paslon mulai ramai ramai pamer pasangan.

Diantara Balon yang sudah menyatakan pasangan secara terang-terangan diantaranya H Akis Ropi Ayub dan H Baikuni Anwar. Andi Wijaya Dan H Alfirmansyah Karim.

Sedangkan H Devi Arianto Suhartoni santer diisukan berpasangan dengan ulama kondang Muratara, Ustad Inayatullah. Dan H Syarif Hidayat awalnya diisukan berpasangan dengan H Zaenal Arifin, saat ini kembali santer diisukan bakal berpasangan dengan Suryan Sopyan.

“Banyak yang prediksi cuma tiga calon yang bakal maju Pilkada Muratara. Nama yang populer di Muratara, H Akis Ropi Ayub, H Devi Suhartoni dan H Syarif Hidayat. Selain itu banyak nama calon yang tidak dikenal warga,”ucap Andri.

Saat ini isu mengenai pencalonan dan pasangan tengah ramai di bahas, di tegah masyarakat. Bahkan sejumlah balon mulai menampilkan foto foto bersama pasangan mereka.

“Sekarang yang masih abu abu itu H Syarif Hidayat, karena sampai saat ini masih belum tahu siapa pasangannya. Posisi pasangan ini sangat penting, oleh sebab itu semua kandaidat termasuk petahana harus ekstra hati-hati dalam memilih pasangan. Karena kalau salah pilih, petahanapun bisa tumbang dalam pertarungan,” timpalnya.

Menurut warga, saat ini popularitas H Akis Ropi Ayub dan H Devi Suhartoni, terus meningkat. Karena keduanya aktif dan sering turun sosialisasi ke pelosok daerah dan berinteraksi dengan masyarakat secara langsung.

“Wabup (H Devi Suhartoni, red) kini turun terus sama Ustad Inayah, pak Akis juga sering keliling kampung sama Baikuni Anwar. Yang belum ada gerakan pak Syarif, mungkin masih bingung atau ragu nak maju apo idak,” ungkapnya. (rat)