Segel Paksa PT SBP, Juga Kandang Babi

Petugas Satpol PP Banyuasin saat menyegel PT SBP, Rabu (01/01/2020). Foto: ron/hb/fin

BANYUASIN, PALPOS.ID – Diduga kuat melanggar Peraturan Daerah (Perda) Tentang Tata Ruang dan Perizinan di Kabupaten Banyuasin, Petugas Gabungan dipimpin langsung Kasat Pol PP Banyuasin, melakukan penyegelan pabrik cor beton PT SBP.

Penyegelan sendiri berlangsung tertib tanpa upaya perlawanan dari pihak perusahaan, Rabu (01/01/2020). Setidaknya 80 personel gabungan terdiri dari Sat Pol PP 40 personel, TNI 20 personel dan Polri 20 personel, diturunkan untuk melakukan penyegelan PT Sumber Beton Pelangi (SBP) yang berada di Jalan Sangkion Kelurahan Tanah Mas Kecamatan Talang Kelapa.

PT SBP diduga kuat telah melanggar dua peraturan daerah Kabupaten Banyuasin dan Peratuan Pemerintah No 27 tahun 2012 tentang lingkungan hidup, yang diperkuat dengan surat perintah penghentian operasional dari Dinas LingkunganHidup (DLH) Banyuasin. Atas dasar tersebut Petugas gabungan melakukan penyegelan.

Penyegelan dilakukan di pos operasional cor beton dan mesin pengolahan cor beton. Sebelum dilakukan penyegelan, Pemkab Banyuasin telah memberikan surat peringatan dan waktu pihak perusahaan untuk melalukan relokasi pabrik.

Namun hingga batas yang diberikan pihak perusahaan tidak kunjung merelokasi pabrik. Oleh karena itu, petugas gabungan melakukan penyegelan. “Sudah berulang kali kita ingatkan namun masih beroperasi, makanya hari ini (kemarin) kita segel,” kata Kasat Pol PP Drs H Indra Hadi MSi, saat penyegelan, kemarin.

Dengan penyegelan tersebut operasional PT SBP dipastikan dihentikan. Pihak Pemkab Banyuasin sendiri siap menghadapi proses hukum banding, jika ada upaya hukum dari pihak perusahaan. “Kita siap hadapi proses hukum,” tegas dia.

Tak hanya itu pihaknya juga melakukan penutupan usaha kandang babi di Suka Makmur Kelurahan Air Batu Kecamatan Talang Kelapa. “Keadaan kandang babi sudah kosong, namun kita lakukan pembacaan berita acara disana,” pungkas dia. (ron/hb/fin)