Ruko Sarang Walet Diduga Ilegal Disegel

Penyegelan ruko yang diduga menjadi sarang walet di Kelurahan Kedondong Raye Kecamatan Banyuasin III, Selasa (07/01/2020). Foto: malyadi/Palpos.ID

BANYUASIN, PALPOS.ID – Keberadaan gedung walet di RT 17 RW 4 Kelurahan Kedondong Raye, Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, diduga ilegal dan melanggar Perda Kabupaten Banyuasin.

Karena itu, Sat Pol PP Kabupaten Banyuasin melakukan tindakan tegas, Selasa (07/01/2020), dengan melakukan penutupan ruko yang dijadikan sarang walet.

Kasat Pol PP Pemadam dan Penyelamatan Banyuasin, Drs H Indra Hadi MSi, melalui Kabid Penegakan Perda Abdul Aziz Tamrin SH MSi mengatakan, bangunan ruko disalah gunakan menjadi sarang walet. Pasalnya berdasarkan rekomendasi Dinas PU Tata Ruang diperuntukkan untuk jasa dan perdagangan.

“Jelas ini melanggar 3 Perda sekaligus, yaitu Perda nomor 5 tahun 2012 tentang perizinan. Kemudian Perda 28 tahun 2012 tentang tata ruang 2012-2023, terakhir melanggar Peraturan Bupati Banyuasin nomor 136 tahun 2012, isinya mengatur tentang sepadan jalan,” ungkap dia.

Aziz menegaskan tindakan tegas yang dilakukan, bukanlah perintah Bupati Banyuasin ataupun Kasat Pol PP melainkan aturan Perda Kabupaten Banyuasin. “Jika melanggar Perda kita tindak, tutup tanpa kompromi dan dipasang police line,” sambung dia.

Sementara itu, Camat Banyuasin III Dra Yuni Khairani MSi melalui Sekcam Santo SSos MSi menegaskan, upaya penyelegalan merupakan lanjutan dari tindakan persuasif yang telah dilakukan selama ini. Diantaranya telah dilakukan dua kali teguran lisan melalui Lurah Kedondong Raye, kemudian turun tim kecamatan yang dipimpin Kasi Trantib namun tidak diindahkan oleh pemilik.

“Ini juga melanggar aturan RDTR dan RTRW master plan Kota Pangkalan Balai. IMB yang pernah dikeluarkan untuk dua lantai pertama, itu sifatnya bersyarat yang berarti terbatas atau tidak bisa ditambah namun kenyataannya ditambah dua lantai,” pungkas dia. (mal)