Baru Bebas Dari Penjara, Residivis Dipelor Karena Menjambret

Pelaku dan barang bukti saat diamankan di Mapolsek Baturaja Timur, Rabu (01/08/2020). Foto: eco

BATURAJA, PALPOS.ID – Pelaku jambret di Kota Baturaja yang sudah sangat meresahkan, akhirnya berhasil diringkus anggota Unit Reskrim Polsek Baturaja Timur. Tersangka Novan Warisman (27), warga Jalan Akmal, Lorong Masjid, Bukit Kecil, Kelurahan Pasar Baru tersebut, menyerah setelah sebutir timah panas menembus kaki kanannya, lantaran melakukan perlawanan saat disergap di depan rumahnya, Senin (01/06/2020), sekitar pukul 19.10 WIB.

“Pelaku mencoba melawan petugas, dan sudah kita beri tembakan peringatan tapi tidak digubris. Akhirnya kita melakukan tindakan tegas  terukur untuk menghentikan perlawanan tersangka,” ujar Kapolres OKU, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH melalui Kapolsek Baturaja Timur, AKP Liswan Nurhapis SH, Rabu (01/08/2020).

Selain meringkus tersangka, kata mantan Kasat Narkoba Polres Banyuasin ini, anggotanya juga mengamankan beberapa barang bukti hasil kejahatan seperti satu unit sepeda motor, helm, STNK, satu ponsel serta pakaian yang dikenakan pelaku saat beraksi.

“Dari catatan kepolisian, pelaku merupakan seorang residivis kasus jambret. Dia juga pernah dipenjara karena kasus bobol rumah pada tahun 2012 lalu.Setelah bebas, tahun 2018 kembali ditangkap atas kasus jambret dan dihukum di Rutan Baturaja selama 2,6 tahun,” beber Liswan.

Setelah bebas bersyarat pada September 2019, lanjut Liswan, tersangka kembali melakukan tindak kriminal yang serupa (jambret) dengan menyasar korban seorang mahasiswi Poltek Unsri Palembang, Ria (21), warga Jalan DR Hamka, Kelurahan Sukaraya, pada Sabtu 4 Januari 2020, sekitar pukul 15.10 WIB.

“Korban sedang liburan pulang kampung. Korban dijambret pelaku, saat mengendarai motor dan melintas di depan SMA Negeri 1 Baturaja, Jalan DR Muhammad Hatta, Sukaraya. Tersangka merampas ponsel korban yang diletakkan di dalam dasbor motor korban,” kata Liswan.

Saat ini tersangka bersama barang bukti diamankan di Mapolsek Baturaja Timur, guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.  “Kita masih mengembangkan kasus kejahatan yang dilakukan tersangka bersama temannya, identitasnya sudah kita kantongi,” pungkasnya.  (eco)