Pelajar Sukses Kirim Narkoba Melalui Ekspedisi, Pengiriman Kedua Ditangkap

Kedua pelajar pengirim ganja melalui ekspedisi yang diamankan polisi. Foto: istimewa

LUBUKLINGGAU, PALPOS.ID – Jajaran Sat Narkoba Polres Lubuklinggau berhasil mengungkap peredaran narkoba melalui jasa ekspedisi atau pengiriman barang.

Ironis, kedua tersangka ternyata masih berstatus pelajar yakni RR (17), warga Perumnas Niken,  Jalan Gandaria, Kelurahan Niken Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau, dan ZM alias Ad (17), warga Jalan Asoka I, Kelurahan Marga Rahayu,  Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau.

Keduanya berhasil diamankan dari kediaman masing-masing, Selasa(01/07), sekitar pukul 20.30 WIB. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 kg ganja kering, satu unit sepeda motor Honda Beat, satu Helm warna coklat dan satu kotak pengirim paket.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono, melalui Kasat Narkoba, AKP Sopian Hadi, didampingi KBO, Iptu Samuel, menjelaskan kronologis pengungkapan kasus peredaran narkoba melalui ekspedisi tersebut berawal ketika pihaknya mendapat informasi tentang paket yang mencurigakan dari karyawan salah satu ekspedisi di kawasan Taba Jemekeh, Senin (01/06), sekitar pukul 17.30 WIB.

“Merasa curiga, petugas loket yang awalnya diberitahukan kedua tersangka bahwa paket yang dikirimkan itu adalah pakaian, menghubungi kita,” kata kapolres.

Menerima informasi itu, anggota yang dipimpin kasat narkoba langsung menuju loket ekpedisi dimaksud. Setibanya di lokasi, dengan seizin dan disaksikan petugas loket, paket tersebut dibuka dan ternyata berisi ganja kering bukan pakaian seperti yang dikatakan tersangka.

Untuk menyelidiki pengirim paket yang belakangan diketahui telah menyamarkan identitasnya, polisi meminta karyawan ekspedisi membuka rekaman Closed Circuit Television atau CCTV.

“Dari data pengiriman yang ada, kedua pelaku menyamarkan identitasnya dengan nama Suari, namun dengan teliti tim dari Satres Narkoba mengamati wajah dan perawakan kedua pelaku, sehingga mengerucut kepada kedua pelaku yaitu R dan Z warga Lubuklinggau,” jelas  kapolres.

Berdasarkan pengakuan kedua tersangka,  pengiriman paket narkoba ini bukan yang pertama dilakukan keduanya. “Ini yang kedua kalinya, pertama lolos. Daun ganja itu mereka dapat dari Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu,” ujarnya. (mar)