Siswa di Palembang Belajar di Rumah Guru Honor

Kepala Dinas Pendidikan Palembang mendatangi murid SD SD Negeri 155 di rumah guru honor yang dijadikan ruang kelas, Rabu (08/01/2020). Foto Istimewa/net

PALEMBANG, PALPOS.ID – Puluhan siswa di SDN 155 Palembang terpaksa belajar di rumah salah satu guru honor. Pasalnya, gedung sekolah tempat mereka selama ini menimba ilmu, sedang dilakukan pembangunan dan perehaban.

Meskipun berada di tepian kota, dengan jarak tempuh yang cukup  jauh menuju  sekolah tersebut serta jalannya masih tanah merah dan becek membuat akses menuju ke SD Negeri 155 Palembang begitu cukup sulit untuk dilalui, namun tidak mengurungkan niat murid untuk menuntut ilmu.

“Sekarang tengah dibangun dua gedung baru melalui dana pemerintah pusat, serta rehabilitasi gedung sekolah yang lama sebanyak tiga lokal. Maka murid saat ini harus belajar di rumah salah satu guru honor yang ada disekolah tersebut,” tutur Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto, Rabu (08/01/2020).

Dengan jumlah siswa sebanyak 56 orang, terdiri dari kelas 1 sampai kelas VI diakui Zulinto ruang kelas yang dimiliki sekolah tersebut memang sangat tidak layak. Namun, zulinto sangat mengapresiasi semangat murid dan juga guru yang tetap berjuang menuntut ilmu guna masa depan.

Zulinto mengungkapkan, pembanguann dan rehab gedung diperkirakan akan selesai akhir Januari atau awal Februari tahun ini. “Kita berharap gedung sudah siap, sehingga anak- anak dapat menggunakan gedung untuk belajar. Sehingga tidak ketinggalan pelajaran,” harapnya.

Yang menjadi perhatian kembali bagi Dinas Pendidikan, SD Negeri 155 ini hanya memiliki 2 orang guru dan 1 penjaga sekolah. “Mereka merupakan penduduk asli disini. Status mereka merupakan guru dan karyawan honorer, karena pengabdian mereka begitu besar yang rela mengajar dan bekerja di sekolah yang jauh dari perkotaan, untuk menghargai jasa mereka ini layak untuk mendapatkan SK Honda dari Pemerintah Kota Palembang,” tegas Zulinto.

Sementara, Lina Hartati Guru Honorer di SD N 155 mengungkapkan, pihaknya berharap Pemerintah Kota Palembang memperhatikan dunia pendidikan.

‘’Saya berharap perlakuan pemerintah terhadap sekolahan ini sama seperti sekolah – sekolah lainnya diperkotaan. Kami juga berharap  perlengkapan untuk proses belajar mengajar agar murid dan guru lebih bersemangat untuk belajar dan mengajar,” harapnya. (har)