Tersangka Pembunuhan Ngaku Tak Tahu Masalah, Hanya Solidaritas Kepada Teman

Tersangka Yoga Aprizon dibekuk Kapolsek Jarai bersama anggotanya, Rabu (08/01/2020). Foto: istimewa/net

LAHAT, PALPOS.ID – Polsek Jarai pimpinan Iptu Hendrinadi SH MH bergerak cepat melacak pelaku pembunuhan Yansyah (23), warga Desa Sawah Kecamatan Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang, sekitar pukul 01.30 WIB, Selasa (07/01/2020).

Sekitar pukul 13.00 WIB, hari yang sama, pelaku pembunuhan itu, Yoga Aprizon (19), berhasil dibekuk. Yoga Aprizon, yang merupakan warga Desa Pengandonan, Kelurahan Selebar Kecamatan Pagaralam Utara, berusaha melawan saat dilakukan penangkapan, sehingga terpaksa dihadiahi timah panas di kaki kanannya.

Yoga nekat menusuk korban Yansyah sebanyak lima tusukan, lantaran melihat salah satu rekannya berkelahi dengan korban. Saat itu, Yoga harus berhadapan dengan empat orang lawan. Meski Yoga mengaku tidak mengetahui duduk persoalan.

Sebab aksi yang dilakukannya hanya sikap solidaritas terhadap temannya, yang terlibat masalah. “Aku cuma ikut. Tapi sebelum nonton orgen tunggal, kami minum (miras) dulu,” katanya, saat diamankan di Mapolres Lahat, Rabu (08/01/2020).

Saat terjadi keributan, Yoga yang sudah terselip pisau di pinggangnya, langsung mendekat. Kemudian langsung mengeluarkan senjata tajam itu. “Aku dikejar sama korban. Kami berhadapan, langsung ku tusuk,” ujarnya.

Perkelahian yang menyebabkan nyawa Yansyah melayang itu berjarak sekitar 200 meter dari panggung orgen tunggal, yang digelar salah satu warga di Desa Tertap, Kecamatan Jarai. Korban atau pun tersangka datang ke desa tersebut, untuk menyaksikan hiburan tanpa izin tersebut.

“Baru satu (tersangka), kita jerat pasal 338 KUHP jo 351 ayat 3 KUHP. Pisau yang digunakan dibawa dari rumah,” kata Kapolres Lahat, AKBP Irwansyah SIK MH CLA, didampingi Kasatreksrim AKP Heri Yusman, saat menggelar pres rilis. (ari)