Dua Copet di Pasar 16 Ilir Nyaris Diamuk Massa

Kedua tersangka menjalani pemeriksaan penyidik Polrestabes Palembang, Sabtu (11/01). foto : mizon bule/palpos.id

PALEMBANG, PALPOS.ID – Dua terduga copet yang beraksi di kawasan Pasar 16 Ilir kena batunya. Yakni, Sadi Satra (34) dan Heriyanto (29), keduanya warga Jalan KH Wahid Hasyim, Lorong Terusan I, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I,  Palembang.

Keduanya diamankan warga lantaran telah mencopet Hp Samsung J2 milik Nursinta (18), warga Desa Muara Baru, Kelurahan Pemulutan, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir.

Kejadiannya, Jumat (01/10), sekitar pukul 09.10 WIB, di Jalan Beringin Janggut, Kecamatan Ilir Timur I Palembang. Saat itu, korban sedang berjalan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan dipepet oleh kedua pelaku.

Kemudian para pelaku langsung berlari dan masuk ke dalam angkot. Korban yang baru tersadar bahwa Hp miliknya telah hilang, spontan meneriaki kedua pelaku telah mengambil ponselnya. Tak ayal dalam sekejab keduanya diamankan warga, dan nyaris diamuk massa.

Beruntung ada polisi yang sedang melaksanakan patroli, sehingga kedua copet tersebut langsung diamankan bersama barang bukti, kemudian digelandang ke Mapolrestabes Palembang, untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

“Benar, kedua pelaku diamankan karena kedapatan mencuri Hp milik korban. Diduga keduanya merupakan kawanan copet yang selama ini sering membuat resah warga di sekitar TKP,” kata Kasatreskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono, Sabtu (01/11).

Sementara, kedua pelaku mengakui perbuatan mereka telah mencopet Hp milik korban. “Aku cuma mepet korban, yang ambek Hp, kak Sadi,” kata Heriyanto menoleh ke tersangka Sadi Satra yang duduk di sebelahnya.

“Iyo, aku yang ambek Hp tapi Heri yang enjuk kode, ‘lajukan lah’ kato Heri. Sudah tu kami lari masuk angkot, tapi ruponyo korban tau, kami diteriakinyo copet dan ditangkep warga,” timpal tersangka Sadi Satra.

Keduanya mengaku, sudah dua kali melakukan aksi copet di sekitaran TKP. “Baru duo kali kami ngelakukannyo, sumpah Pak. Itu jugo karena kepepet katek duit untuk belanjo di rumah, samo beli rokok,” ujar kedua pelaku. (zon)