Serangan Lalat dan Bau Busuk dari Kandang Ayam

DLH bersama Satpol PP Banyuasin saat mengecek keberadaan kandang ayam di Desa Langkan Kecamatan Banyuasin III yang dikeluhkan masyarakat, Minggu (12/01/2020). Foto: istimewa/net

BANYUASIN, PALPOS.ID – Serangan lalat dan bau busuk yang menyengat diduga berasal dari usaha kandang ayam, dirasakan sangat mengganggu santri di lingkungan Ponpes Qodratullah Langkan.

Alhasil, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuasin, Kamis (09/01/2020) yang lalu mengecek lokasi kandang ayam yang dimaksud.

“Ya, Kamis lalu kami sudah turun ke lapangan untuk mengecek keluhan masyarakat tersebut. Memang di sekitar Ponpes itu ada sekitar 140 unit kandang ayam yang dikelola 3 pengusaha kandang ayam,” ujar Ir H Izromaita MSi, Minggu (12/01/2020).

Dijelaskan Izro, saat dilakukan pengecekan bau dan lalat yang dikeluhkan sudah tidak ada lagi. Namun, demikian pihaknya akan tetap mencarikan solusi agar adanya usaha kandang ayam tidak merugikan masyarakat sekitar.

“Kami juga sudah menggelar rapat bersama dengan Sekda Banyuasin untuk membahas masalah itu. Langkah selanjutnya kami akan membentuk tim dan pengundang para pihak masyarakat, Ponpes dan pengusaha kandang ayam untuk mencari solusi permasalahan tersebut,” ujar Izro.

Kata dia, pihak pengusaha kandang ayam mesti beternak ramah lingkungan, jangan sampai mengganggu lingkungan dan menjadi ancaman penyakit bagi masyarakat.

“Di satu pihak masyarakat harus dilindungi dari penderitaan akibat lalat dan bau tidak sedap. Dilain pihak tetap diberikan peluang bagi pengusaha karena mereka sudah cukup lama berada disitu. Namun harus mengikuti kaidah dan peraturan yang berlaku alias tidak mengganggu PonpesQodratullah,” tegas dia.

Sementara itu, Dedi, salah satu santri Ponpes Qodratullah menyebut sering mencium aroma yang tak sedap berasal dari kandang ayam. Tak hanya itu, lalat juga sering beterbangandan hinggap pada makanan dan ruang kelas saat proses belajar dan mengajar.

“Iya ini sudah lama, baunya kadang hilang kadang muncul, sehingga kami sangat terganggu saat belajar. Kami harap Pemkab Banyuasin dapat memberikan teguran kepada pengusaha kandang ayam agar ramah lingkungan,” harap dia. (ron/hb/fin)