Gelar Olah TKP, Polisi Selidiki Kematian Buyut

Kanitreskrim Polsek Ilir Barat II Ipda S Naibaho ketika menggelar olah TKP di lokasi tewasnya Darius alias Bonar alias Buyut, Senin (13/01/2020). Foto: denni/Palpos.ID

PALEMBANG, PALPOS.ID – Jajaran Polsek Ilir Barat (IB) II, Senin (13/01) siang, menggelar olah TKP terkait janggalnya kematian Darius alias Bonar alias Buyut (67).

Olah TKP dilakukan di rumah dimana kader partai tersebut ditemukan tak bernyawa, yakni di Jalan Kemang Manis, RT 07/03, Kelurahan Kemang Manis Kecamatan IB II.

Kanitreskrim Polsek IB II Ipda S Naibaho SH menegaskan, olah TKP di kediaman korban, setelah dari hasil pemeriksaan visum di RS Bhayangkara menyebutkan, meninggalnya Darius ditemukan adanya tanda bekas kekerasan.

“Iya jadi dari hasil pemeriksaan dokter di RS Bhayangkara ditemukan adanya bekas tanda kekerasan terhadap korban. Maka hari ini (kemarin) kita lakukan olah TKP. Kita temukan adanya bercak darah di dinding rumah dari dalam sampai belakang. Bercak darah ini akan jadi sampel untuk diperiksa di Labfor,” ungkapnya.

Ditegaskan Naibaho, darah tersebut dari luka di kening dan badan korban. “Bisa disebabkan pukulan benda keras. Karena saat kita temukan jasadnya sudah dua hari dengan mengeluarkan aroma tidak sedap. Untuk ponsel dan dompetnya juga hilang,” bebernya.

Kanitreskrim juga enggan mengatakan pelakunya orang dekat atau tidak. “Tentunya kita masih tindak lanjuti, baik itu motifnya, dengan mengumpulkan keterangan saksi dan bukti-bukti. Baik itu dari keluarga, rekan dekat dan tetangganya juga,” timpalnya.

Sedangkan kakak kandung korban yakni Ridwan mengatakan, adiknya selama ini ia ketahui tidak pernah ada keributan atau lawan, apalagi ada riwayat sakit.

Selain kader partai, Darius juga sebagai penjaga malam di Pasar Burung Pasar 16 Ilir. “Kita minta kasusnya diusut hingga tuntas biar terang perkaranya. Dulu pernah sebagai Ketua PAC partai, nah sekarang masih kader saja,” timpalnya.

Diketahui, korban Darius sebelumnya ditemukan sudah tidak bernyawa sekitar dua hari, Jumat (10/01/2020), sekitar pukul 15.00 WIB, di rumahnya di Kelurahan Kemang Manis.

Sore itu pihak keluarga hendak bertandang ke rumah korban untuk meminta pisang. Tetapi saat dipanggil-panggil tidak ada jawaban. Saat diperiksa dengan posisi pintu rumah tidak terkunci, ternyata Darius sudah meninggal dengan sejumlah bekas luka di kening dan badannya. (den)