Kerja Upahan Merumput, Mita Tewas Tersengat Kabel PLN

Jenazah Mita, korban tersengat kabel listrik PLN sebelum dibawa ke rumah duka. Foto: istimewa

LAHAT, PALPOS.ID – Mita (35), warga Desa Simpur, Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat, tewas mengenas akibat tersengat kabel induk pendistribusian PLN, Minggu (01/12/). Mita meninggalkan saat ikut upahan merumput di salah satu kebun kopi warga, dan menyenggol kabel PLN yang menjuntai dengan ketinggian sekitar 1,5 meter. Korban tewas dengan kondisi mengalami luka bakar di tangan, muka dan kaki.

Kades Simpur, Nidi menyesalkan sikap PLN yang tidak tanggap dengan keberadaan kabel yang sangat berbahaya di wilayah desanya itu. “Kejadian sekitar jam 10.30 WIB. Korban ini upahan merumput bersama 11 orang warga. Kabelnya memang sudah kendor, kita sesalkan PLN tidak tanggap,” kata Nidi.

Kepala PLN Rayon Lembayung Lahat, Tasili tidak menapik kabel PLN tegangan tinggi menyebabkan Mita tewas. Dirinya berdalih, kabel tersebut kendor akibat bencana longsor yang terjadi di beberapa kawasan itu. “Sudah kami cek, kabel memang longgar karena bencana alam,” katanya via seluler.

Ketua YLKI Lahat, Sanderson Syafe’i berharap penyebab meninggalnya Mita dapat diselidiki. Bila ada unsur kelalaian dari PLN, tentu harus membenahi diri, agar tidak ada masyarakat jadi korban lagi. “Memang semua sudah ajal, tapi semua pasti ada sebab, dan harus diselidiki,” ujarnya. (ari)