Pemkab Muba Serahkan LKPD Tercepat se-Indonesia

Bupati Muba, Dodi Reza Alex menyerahkan LKPD 2019 kepada Kepala BPK RI Sumsel, Pemut Aryo Wibowo, Senin (13/01/2020). Foto: humas pemkab muba

PALEMBANG, PALPOS.ID – Setelah dua tahun berturut-turut menjadi yang tercepat dalam penyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) 2017-2018, tahun ini Kabupaten Muba kembali menjadi yang tercepat dalam menyerahkan LKPD tahun 2019.

Tenggat waktu yang diberikan untuk penyerahan LKPD yakni pada Maret 2020 nanti, justru diselesaikan lebih awal yakni di awal tahun 2020.

Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Sumsel, Pemut Aryo Wibowo mengatakan, Pemerintah Kabupaten Muba tetap konsisten dengan penyampaian LKPD tercepat dan di LKPD Tahun 2019 Muba kembali menjadi yang tercepat.

“Ini bukti konkrit kalau Pemkab Muba menjalankan tata kelola dan sistem keuangan yang sehat, tentu kami BPK RI Perwakilan Sumsel sangat mengapresiasi hal ini,” ungkapnya usai menerima Bupati Muba Dodi Reza dalam Penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2019 Unaudited di Kantor BPK RI Perwakilan Sumsel, Senin (13/01/2020).

Dikatakannya, apa yang sudah dilakukan Pemkab Muba ini harus menjadi inspirasi dan pemecut bagi daerah lain khususnya di Sumsel untuk menyampaikan LKPD dengan tepat waktu. “Kalau semua daerah seperti Muba, tentu penyelenggaraan akan berjalan baik,” ulasnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza mengatakan pelaksanaan penyampaian LKPD tahun 2019 ini bukan untuk mengejar cepat-cepatan saja, tetapi esensinya Pemkab Muba telah menunjukan bahwa sistem penyajian keuangan Muba dilakukan secara transparan dan tepat waktu.

“Bukan cepatnya yang kita kejar, tapi inilah pembuktian tata kelola sistem keuangan Muba dilakukan dengan baik dan benar,” ungkap Kandidat Doktor Universitas Padjajaran ini.

Selain itu, lanjut Dodi, dengan penyampaian LKPD tercepat ini banyak memberikan efek positif terhadap percepatan pembangunan di Muba. “Banyak dampak positif yang kita rasakan, dan ini juga dirasakan masyarakat Muba,” ucapnya. (sef)