Pemprov Sumsel Tunjuk PT Tri Patria Pengusul KEK TAA

Wagub Mawardi Yahya memimpin rapat membahas usulan pembangunan KEK TAA, di ruang rapat gubernur, Senin (13/01/2020) siang. Foto: humas pemprov sumsel

PALEMBANG, PALPOS.ID – Menindaklanjuti hasil rapat tentang kelanjutan pengembangan KEK Tanjung Api-Api (TAA) di sekretariat Dewan Nasional pada 6 Desember 2019 yang lalu, untuk menunjuk satu perusahaan sebagai pengusul pembangunan KEK TAA.  Akhirnya  Pemprov Sumsel menunjuk PT Tri Patria sebagai pengusul.

Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur Ir H. Mawardi Yahya saat rapat membahas usulan pembangunan KEK TAA,  di ruang rapat gubernur, Senin (13/01/2020) siang.

“Bicara tentang pengembangan KEK TAA ini kan sudah sejak sekian gubernur. Semula direncanakan ada konsorsium.  Namun atas petunjuk dan saran dari Sekretariat Dewan Nasional, PT Tri Patria ditunjuk sebagai pengusul pembangunan.  Tetapi harus melibatkan dan menggandeng BUMD yang ada di daerah.  Dalam hal ini PT Sriwijaya Mandiri Sumsel (SMS), BUMD milik Sumsel,  dan PT Sei Sembilang,  BUMD milik kabupaten Banyuasin,” jelas mantan Bupati Ogan Ilir dua periode itu.

Menurut Mawardi, penunjukan tersebut nantinya segera diwujudkan melalui Surat Gubernur yang  menunjuk PT Tri Patria sebagai pengusul.  Sehingga,  dilanjut Mawardi, PT Tria Patria bersama PT SMS dan PT Sei Sembilang bisa bekerjasama melaksanakan pembangunan KEK TAA. “Surat penunjukan itu kita tembuskan ke Menko Perekonomian,” tambahnya.

Dikatakannya, sesuai arahan Sekretariat Dewan Nasional,  pengembangan TAA harus disertai dengan adanya ketersediaan di bidang gas,  pengolahan air limbah dan  listrik. Pemerintah Kabupaten Banyuasin diminta segera menyusun detil tata ruang KEK TAA.

“Pada prinsipnya Pemprov Sumsel dan Pemkab Banyuasin mendorong agar KEK TAA bisa segera keluar Keppres dan menindaklanjuti tahapan pembangunan,” imbuhnya.

Sementara itu, Yusuf Lubis,  Direktur Utama PT Tri Patria dalam rapat tersebut mengemukakan,  jauh sebelum tahun 2020 pihaknya telah berpikir banyak tentang arahan dewan nasional untuk pengembangan KEK TAA.

“Ketika PT Tri Patria ditunjuk sebagai pengusul, maka lantas muncul pertanyaan bagaimana dengan PT SMS dan PT Sei Sembilang? Untuk itu kami mempunyai beberapa usulan,” imbuhnya.

Sedangkan Asisten Ekonomi Keuangan dan Pembangunan kabupaten Banyuasin,  Ali Sadiqin mengatakan untuk investasi pengadaan jaringan air bersih pemkab Banyuasin telah menjajaki kerjasama dengan PT Bangun Cipta Kontraktor yang  dalam waktu dekat segera akan paparan dengan pemkab Banyuasin. “Dalam waktu dekat perlu ada hal yang disepakati lagi seperti master plan dan amdal,” jelasnya. (bar)