Tersangka Selalu BAB di Rumah Korban Saat Beraksi

Ketiga tersangka kasus pencurian yang diamankan di Mapolres Lubuklinggau, Jumat (17/01/2020). Foto: maryati/Palpos.ID

LUBUKLINGGAU, PALPOS.ID – Edan, ternyata Gunawan (34), Kusuma (32) dan Dika (28), komplotan tersangka pencurian, yang dilumpuhkan polisi Minggu (12/01/2020) yang lalu, terlibat lebih dari 40 kasus serupa di sebagian wilayah Polres Lubuklinggau.

Hal itu terungkap setelah dilakukan pengembangan kasusnya di sejumlah Polsek dalam wilayah Polres Lubuklinggau. “Mereka terlibat 40 kasus curas dan curat, di Polsek Utara, Polsek Barat dan Polsek Selatan, itu belum termasuk yang di Polsek Timur,” kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono, didampingi Wakapolres, Kompol Raphael B Jaya Lingga, dan Kasatreskrim, AKP Alex Andrian, Jumat (17/01/2020), sekitar pukul 15.00 WIB.

Dari jumlah itu, 7 diantaranya Laporan Polisi (LP) di Polres Lubuklinggau, 8 LP di Polsek Utara, 13 LP di Polsek Barat, sisanya  12 LP di Polsek Selatan. “Sedangkan untuk di Polsek Timur baru akan diteliti hari ini, dan total LP bisa berkembang lebih dari 40 kasus,” katanya.

Uniknya dalam aksi curas dan curatnya, komplotan tersangka yang menggunakan banyak jimat dan raja ini, selalu meninggalkan jejak dengan buang air besar (BAB) di kediaman korbannya tanpa disiram. “Semua itu diduga berkaitan dengan ritual sirep dan jimat yang mereka gunakan,” jelas Dwi.

Seperti diberitakan Palpos.ID sebelumnya, Berakhir sudah sepak terjang tiga dari enam komplotan bobol rumah yang meresahkan warga Kota Lubuklinggau.

Pasalnya ketiga tersangka Gunawan (34), warga Kelurahan Talang Muara Enim, Kusuma (32), dan Dika (28), warga yang sama berhasil diringkus Satreskrim Polres Lubuklinggau. Sedangkan tiga lainnya KML, WR dan TIT, masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buronan.

Ketiga tersangka (Gunawan, Kusuma dan Dika) diringkus polisi, di Jalan Wirakarya, Kelurahan Karya Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Minggu (12/01/2020), sekitar pukul 22.00 WIB. Ketiganya terpaksa dilumpuhkan karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap. (mar)