Thamrin Group Susun Rencana Bisnis Lima Tahun ke Depan

Presiden Direktur Thamrin Group, Elysa Dian Thamri pimpin langsung Kick Off Meeting, Sabtu (08/02/2020). Foto Koer/Palpos.ID

PALEMBANG, PALPOS.ID – Pada 2020 PT Thamrin Group menyusun rencana bisnis dan kerja lima tahunan ke depan dengan Kick Off Meeting. Kegiatan ini dengan melibatkan seluruh divisi dan unit usaha.

Kegiatan yang digelar di Ballroom Hotel Emilia mengangkat tema-tema Connected tersebut, membahas target dan rencana yang lebih matang untuk menghadapi ragam tantangan dan strategi bisnis.

Ketua Panitia Kick Of Meeting, Hansen mengatakan, pada pertemuan tahunan ini dilakukan rapat besar untuk menyusun rencana kerja lima tahunan. “Bukan tahunan karena menurut pimpinan untuk merealisasikan target dan rencana perusahaan tersebut butuh lima tahun dan tidak bisa instan,” ujarnya, Sabtu (08/02/2020).

Diakui pihaknya, tantangan bisnis tidak akan mudah. Tidak hanya bagi usaha Thamrin Group tetapi seluruh sektor memang mengalami penurunan. Sementara Thamrin Group sendiri memiliki unit usaha yang terdiri dari Yamaha, Suzuki, Hino, Honda mobil (Jambi), Mercedes-Benz, Mall, Hotel, Bank Perkreditan Rakyat, Thamrin Home, percetakan, Playground dan Registrasi Institusi (tempat pelatihan). “Semua mencatatkan kinerja yang baik,” tuturnya.

Meskipun demikian, kedepan pihaknya akan terus kerja keras bersama diseluruh pihak dan rasa memiliki untuk terus memajukan perusahaan. Ini adalah kunci kesuksesan perusahaan.

Disamping itu, perusahaan memberikan pernghargaan kepada karyawan yang berprestasi di 2019. Dengan pencapaian target 125 persen berangkat ke Korea dan dibawah 125-100 persen berangkat ke Lampung.

“Lalu, di tahun ini (2020 red) nantinya, karyawan yang mampu mencapai target akan berangkat ke Hongkong, Macau dan Sinchen dan dibawahnya ada Malang dan Bromo,” paparnya.

Sementara itu, salesman yang mendapatkan reward jalan ke Korea adalah Hairon mengungkapkan, dirinya sangat senang bisa mendapatkan reward. Hal tersebut karena setiap sales di kontrol langsung oleh kepala cabang dan supervisor.

Dikatakan, pada 2019 dirinya mampu menjual 156 unit atau 126 persen dari target. “Per bulan itu sekitar 13 unit motor. Tipsnya, rutin follow up konsumen dan data base konsumen tersebut selalu diperbanyak,” tutup Harison. (har)