Kerahkan 800 Polisi, Amankan Provokator dan Sajam

Diantara ratusan personel polisi yang dikerahkan untuk mengamankan pengukuran lahan di PT Timur Jaya Group, Rabu (12/02/2020). Foto: denni/Palpos.ID

PALEMBANG, PALPOS.ID – Pengukuran dan pematokan lahan seluas 30 hektare milik PT Timur Jaya Group, dikawal ketat 800 personel polisi dibantu TNI, Rabu (12/02/2020), sekitar pukul 09.30 WIB.

Pengawalan ketat polisi bersenjata lengkap itu, lantaran sebelumnya sempat terjadi kericuhan antara pihak PT Timur Jaya Group, dengan sekitar 400 Kepala Keluarga (KK), yang juga mengklaim lahan puluhan hektare di Jalan Maju Bersama III KM 11 Kawasan Sembaja Kelurahan Talang Kelapa Kecamatan Alang Alang Lebar Kota Palembang tersebut.

Proses pengukuran, pematokan hingga pemasangan pagar beton pembatas di lahan tersebut, langsung dipimpin Kapolresta Palembang Kombes Pol Anon Setyadi SIk, dan Camat Alang Alang Lebar Sariansyah Ismail.

Pantauan Palpos.ID, di lahan seluas 30 hektare itu sebagian besar telah ditanami pohon keras dan besar yakni pohon-pohon Cempedak sedang berbuah, batang Karet, Bambu serta dibagian tengah ditanami Jagung dan Nanas yang di pagar bambu. Siang itu oleh alat ekskavator dan buldoser, diratakan hampir setengahnya, dan batang-batang dirobohkan.

Saat penjagaan lokasi, polisi juga sempat mengamankan seorang provokator, serta menyita sekitar 8 bilah parang panjang sebagai barang bukti.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadi SIk mengatakan, pihaknya memerjunkan ratusan personel dalam pengamanan pengukuran lahan itu. ‘’Proses pengukuran lahan berlangsung kondusif. Kita lebih mengedepankan upaya dialog dan persuasif, serta menghindari potensi kericuhan. Tetapi kita tegas dalam menindak mereka yang menjadi provokator, serta mengamankan sajam parang dan golok dari lokasi,” ungkap Anom.

Sariansyah Ismail sendiri selaku Camat Alang Alang Lebar, kembali menegaskan klaim warga atas lahan tersebut tidak berdasar. “Untuk warga tidak ada bukti yang sah atas kepemilikan lahan. Sementara mereka baru 5 bulan belakangan ini melakukan aktivitas dan kesannya mau menguasai lahan,” tanggapnya.

Sedangkan advokat M Reza Ersyad SH MH selaku kuasa hokum PT Timor Jaya Group, mengaku pihak BPN mengklarifikasi pemilik tanah di lahan 30 hektare ini sah milik PT Timur Jaya Group. (den)