Diduga Tekanan Batin, Badru Gantung Diri

Jasad Badru Irawan yang diduga tewas gantung diri sebelum dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumsel, Rabu (12/02). Foto: Denni

PALEMBANG, PALPOS.ID –  Diduga tak kuat menahan tekanan hidup dan hubungan dengan istri sedang dalam proses perceraian, membuat Badru Irawan (33), warga Jalan Sentosa, Keluraham Sentosa, Plaju, memilih mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

Korban ditemukan tewas dengan kondisi leher terjerat tali yang tergantung di kusen kamar Mess Polstel Balmon Spektrum Klas 1 di Jalan Macan Kumbang Raya, RT 40 RW 11, Kelurahan Demang Lebar Daun Palembang, Rabu (12/02), sekitar pukul 23.15 WIB.

Kematian Badru langsung dilaporkan warga ke Polsek Ilir Barat I, lalu anggota piket bersama Tim Identifikasi Polrestabes Palembang, mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP. Selanjutnya, jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Palda Sumsel.

Menurut Ketua RT 8, M Amin (58), korban baru tinggal di TKP untuk menemui anaknya. “Selama ini korban tidak ada pekerjaan, ke sini ingin menemui anaknya. Penyebab meninggalnya diduga karena tekanan hidup, karena sedang dalam proses perceraian dengan istrinya,” ungkapnya, Kamis (13/02).

Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Yenni SIk melalui Kanitreskrim, Ipda Irsan SH, membenarkan adanya warga yang diduga tewas gantung diri.

“Benar, kita sudah melakukan olah TKP. Dari keterangan saksi, korban baru datang ke Macan Lindungan untuk menemui anaknya, dan sedang mengalami tekanan batin. Begitu penyebab kematiannya,” jelasnya. (den)