Andi Saputra Tewas Ditikam Jelang Pernikahan

Pelaku ketika diinterogasi anggota Satreskrim Polrestabes Palembang, Jumat (14/02/2020). Foto: mizon/Palpos.ID

PALEMBANG, PALPOS.ID – Tak mampu membendung emosi lantaran sering diejek dengan sebutan Pak Ustadz, membuat Maita Riksa (33), warga Jalan Ki Marogan, Lorong Kemang Manis, Kecamatan Kertapati, gelap mata dan menghabisi  Andi Saputra (20), warga Jalan Kemas Rindo, Lorong Pendawa, Kecamatan Kertapati Palembang.

Korban yang masih ada hubungan keluarga dekat dengan pelaku, tewas setelah ditusuk sebilah pisau di perutnya, Kamis (13/02/2020), sekitar pukul 17.30 WIB, di Jalan Kemas Rindo, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati.

Beberapa jam usai pembunuhan, pelaku Maita Riksa menyerahkan diri dan langsung dibawa Tim Tekab 134 ke Polrestabes Palembang.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji melalui Kasatreskrim, AKBP Nuryono, membenarkan pihaknya mengamankan pelaku pembunuhan tersebut.

“Awalnya, kita mendapat laporan dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama Tim Buser Polsek Kertapati. Dari hasil pemeriksaan terhadap beberapa saksi, mengarah ke pelaku,” jelasnya, Jumat (14/02/2020).

Saat ini, kata dia, pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Palembang. “Masih diperiksa anggota,” ucapnya.

Sementara, pelaku Maita Riksa mengaku, sakit hati karena setiap kali bertemu korban selalu diejek dengan sebutan Pak Ustadz, sehingga terjadilah pembunuhan.

“Saya dan korban masih ada hubungan keluarga dekat. Saya malu dengan adanya kejadian ini, karena saya baru mau bertobat, tapi malah kejadiannya seperti ini,” ungkapnya ditemui di ruang piket Satreskrim Polrestabes Palembang.

Terpisah, Nurhayati (50), orang tua korban mengatakan, anaknya tewas dengan satu luka tusukan di perut. “Saya tidak tahu penyebabnya, tapi sepertinya dia (pelaku) menyimpan dendam dengan anak saya,” katanya.

Padahal, kata Nurhayati, sekitar dua pekan lagi atau tepatnya pada Rabu (26/02) mendatang anaknya itu akan melangsungkan pernikahan dengan Lina, pacarnya.

“Anak saya mau nikah, tapi mendapatkan kabar ini calon isterinya sangat terpukul. Makanya saya berharap pelaku diberikan hukuman yang setimpal,” ujarnya dengan mata berbinar. (zon)