Peras Warga, Anggota Polda Gadungan Diringkus

Tersangka Adi Wibowo, polisi gadungan yang diamankan Polsek Tungkal Jaya. Foto: istimewa

SEKAYU, PALPOS.ID – Polsek Tungkal Jaya Resor Musi Banyuasin (Muba) menangkap seorang pria yang mengaku sebagai petugas kepolisian alias polisi gadungan.

Aparat gadungan ini, diringkus, Selasa (12/02), sekitar pukul 16.00 WIB, lantaran telah melakukan pemerasan dengan mengatasnamakan polisi.

Kapolres Muba, AKBP Yudhi Surya  Markus Pinem, Sik melalui Kapolsek Tungkal Jaya, Iptu Rudin SH mengatakan, penangkapan terhadap satu dari lima Polisi gadungan ini berdasarkan laporan dari korbannya yang merasa telah dirugikan.

“Ini buronan kasus pemerasan, dua pelaku sudah tertangkap terlebih dahulu, dua orang lagi masih buron. Untuk korban masih warga kecamatan Tungkal Jaya sedangkan, transaksi penyerahan uang di Jalan Raya Palembang Jambi di Simpang Perkantoran Kabupaten Banyuasin. Saat ini sudah kita serahkan ke Mapolres Banyuasin” beber Rudin saat dikonfirmasi, Jumat (14/02).

Dijelaskannya, polisi mendapatkan informasi dari korban Wiji (45), warga Dusun Bedeng Tujuh, Desa Peninggalan Kecamatan, Tungkal Jaya, Muba. Bahwa salah satu tersangka yang melakukan pemerasan terhadapnya pada 11 Juli 2019 lalu, berada dirumahnya untuk menumpang tempat tinggal selama 10 hari sejak 2 Februari 2020.

Kemudian dipimpin Kanit Reskrim Polsek Tungkal Jaya, anggota langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku Adi Wibowo(42) warga Surabaya Jawa Timur, yang sedang berada di rumah korban.

“Sebelumnya, kelima pelaku ini dengan membawa Toyota Rush langsung menuju ke rumah korban dan mengaku anggota dari Polda Sumsel yang mengatakan bahwa korban menjadi target mereka berlima dikarenakan sebagai bandar narkoba,” jelasnya.

Korban pun menuruti para pelaku yang akan membawanya ke Polda sumsel, sesampainya di simpang perkantoran satu dari kelima pelaku menelpon istri korban untuk menyerahkan uang Rp100 juta saat itu juga. Akhirnya, Istri korban pun yang melakukan nego hanya bisa menyanggupi uang tebusan Rp25 juta yang langsung transaksi penyerahan di simpang perkantoran.

Saat ini, pelaku sudah diserahkan ke Satreskrim Polres Banyuasin untuk diproses penyidikan lebih lanjut,” Jelas Rudin. (rom)