Sembunyi di Kontrakan, Tersangka Begal Dipelor

Hendriansyah alias Pendek, tersangka begal yang dipelor Satreskrim Polres Prabumulih, Kamis (13/02/2020). Foto: prabu/Palpos.ID

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Satreskrim Polres Prabumulih berhasil menangkap, Hendriansyah alias pendek (27), pelaku begal terhadap korban Albi Hakim (19), warga Desa Pandan Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir), yang terjadi dikawasan Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Gunung Ibul Senin (10/02/2020) yang lalu.

Warga Jalan Sepatu Kelurahan Karang Raja Kecamatan Prabumulih Timur ini, terpaksa dilumpuhkan (ditembak) dengan sebutir timah panas lantaran mencoba kabur dan berusaha melawan saat disergap di tempat persembunyiannya di Jalan Angkatan 45 Kelurahan Gunung Ibul Barat Kecamatan Prabumulih Timur, Kamis (13/02/2020).

Informasi dihimpun, penangkapan terhadap pelaku begal ini bermula dari laporan Albi Hakim di Polres Prabumulih. Dalam laporannya warga Kabupaten PALI ini mengatakan, telah dihadang tiga pelaku bersenjata pedang saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman Kota Prabumulih.

Salah satu pelaku mengancam dengan pedang sembari merampas motor korban. Menindaklanjuti laporan korban, polisi melakukan penyelidikan, hingga mendapat identitas dan tempat persembunyian salah satu pelaku yakni Hendriansyah alias Pendek.

Polisi menggerebek kontrakan di Jalan Angkatan 45 tempat Hendriansyah bersembunyi. Hendriansyah berupaya kabur, hingga ditembak betis kanannya. Selanjutnya pelaku digelandang ke Mapolres Prabumulih.

Dihadapan polisi, Hendriansyah alias Pendek mengaku, jika dirinya terlibat kasus begal terhadap korban. “Waktu beraksi aku idak dewekan, tapi samo dua orang kawan aku,” ujar Pendek.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SIK MH, melalui Kasatreskrim AKP Abdul Rahman MH ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya berhasil mengungkap kasus begal tersebut. “Kita masih melakukan pengejaran terhadap dua orang pelaku lainnya,” tegasnya.

Dikatakan Rahman, karena perbuatannya itu pelaku begal tersebut dijerat pasal berlapis yakni Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan Pasal 368 KUHP tentang perampasan. (wan)