Bapak Cabuli Anak Kandung Hingga Melahirkan

Tersangka Arman saat diamankan di Mapolsek Sekayu, Selasa (25/02/2020). Foto: romi/Palpos.ID

SEKAYU, PALPOS.ID – Sungguh bejat apa yang diperbuat Arman (41), warga Talang Care Dusun I Desa Bandar Jaya Kecamatan Sekayu Kabupaten Muba. Sang bapak ini ditangkap anggota Polsek Sekayu, Senin (24/02/2020). Pasalnya, Arman diduga telah mencabuli anak kandungnya sendiri berinisial AN (18), hingga hamil dan melahirkan.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markua Pinem SIk, melalui Kapolsek Sekayu Iptu Heri  Suprianto SH mengatakan, tersangka menyetubuhi anak kandungnya lebih dari satu tahun atau sejak 2018 sampai Februari 2020.

Tersangka leluasa melakukannya, di saat tengah malam dan isterinya tidur. “Tahun lalu, ketika merantau di Muara Enim juga hamil dan anaknya tidak tau kemana. Setelah pindah ke Sekayu, diulang kembali oleh tersangka hingga anaknya hamil dua bulan, sebelum akhirnya melahirkan. Sedangkan isterinya saat itu sedang hamil tua,” papar Heri melalui ponselnya, Selasa (25/02/2020).

Awalnya, korban menolak ajakan ayahnya untuk berhubungan intim. Namun, AN tak berdaya setelah dicekik dan diancam sang ayah akan menceraikan ibunya. Hingga akhirnya aksi mesum itu terbongkar.

Heri menuturkan, perbuatan bejat tersangka akhirnya terungkap setelah informasi warga sekitar rumah tersangka yang mencurigai akan kehamilan korban yang belum menikah langsung dilaporkan ke Polsek Sekayu. Dari hasil penyelidikan dan tersangka langsung ditangkap saat berada di kediamannya.

“Iyo Pak, aku la berulang kali ngajak anak aku berhubungan intim. Saat bini aku tidur, aku langsung bae. Cuman batas sekat bae kamar aku dan anakku,” ujar tersangka.

Sementara itu, Kapolsek Sekayu menambahkan, tersangka akan dikenakan Pasal 81 Ayat (1), (2) dan (3) Jo Pasal 76 D UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dan atau Pasal 285 KUHPidana dengan ancaman paling lama 15 tahun penjara. “Selanjutnya, tersangka akan dilimpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Muba guna penyidikan kasusnya lebih lanjut,” pungkasnya. (rom)