Tersangka Bobol Minimarket Indomaret dan Alfamart Dipelor

Komplotan bobol Indomaret-Alfamart yang diciduk dan ditindak tegas Jatanras Polda Sumsel, Kamis (19/03/2020). Foto: denni/Palpos.ID

PALEMBANG, PALPOS.ID – Giliran Unit III Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel menciduk komplotan bobol minimarket Indomaret dan Alfamart, Kamis (19/03/2020), sekitar pukul 20.00 WIB.

Komplotan ini telah 10 kali beraksi, dengan menguras dagangan minimarket, seperti ratusan bungkus dan pack rokok, susu kotak dan kaleng, korek api, uang dan cokelat. Lantas membawanya dengan 3 atau 4.

10 lokasi tersebut Indomaret dan Alfamart di Kayuagung, OKI; Indralaya, Ogan Ilir; Gelumbang, Muara Enim; Prabumulih; Betung Banyuasin; Bayung Lencir dan Sekayu Muba; serta tiga kali beraksi di Palembang.

Otak sekaligus eksekutor komplotannya, tersangka Iwan (35), warga Desa Tanjung Agung Kecamatan Lengkiti Kabupaten OKU, ditembak kedia kakinya. Satu pelaku dibekuk di lokasi sama yakni di kontrakan di Jalan Bungaran V Kelurahan 7 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, Kamis (20/03/2020), sekitar pukul 20.00 WIB. Yakni tersangka M Sandi alias Andi (30), warga Lorong Sungai Sawah,Kelurahan 36 Ilir,Palembang. Andi juga dipelor di kaki kanannya.

Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi SIk MH, didampingi Kanit III Kompol Junaedi SH menegaskan, kedua pelaku telah melakukan bobol Indomaret dan Alfamart 10 kali. Itu dilakukan tidak sampai dalam 3 bulan. Diteruskan Suryadi, dalam aksinya pelaku bergerak dini hari dari pukul 01.00 hingga pukul 04.00 WIB.

“Setelah minimarket sepi pelaku masuk. Dengan merusak kunci gembok toko dan rolling door menggunakan kunci L. Mereka membawa 3 atau 4 karung, mengambil rokok, susu kaleng atau kotak, uang dan lainnya,” bebernya.

Diteruskan Suryadi, sebelum dibekuk pelaku baru saja pulang dari Jakarta. “Itu kembangkan lagi, mereka tidak pernah pakai topeng hanya pakai topi saat beraksi,” tukasnya kepada Palpos.ID, Jumat (20/03/2020).

Menurut pengakuan Iwan, semua barang hasil kejahatan dijualnya di Sungai Lilin Muba. “Rokok sebagian kami isap dan bagi-bagi sisanya kami jual. Setiap beraksi aku kebagian Rp 1 juta. Total 10 Alfamart dan Indomaret yang aku bobol itu pagi semua,” ungkapnya. (den)