Jadi Sarang Peredaran Narkoba, Lokasi Judi Jakpot Digerebek

BNN Lubuklinggau menggelar hasil ungkap kasus peredaran narkoba di lokasi judi jakpot. Foto: Maryatai

LUBUKLINGGAU, PALPOS.ID – Lantaran disinyalir jadi sarang peredaran narkoba, tempat bermain judi jakpot atau bar-bar di Jalan Karya Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, digerebek Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lubuklinggau dan Musi Rawas (Mura).

Dalam penggerebekan yang dilakukan, Kamis (19/03), sekitar pukul 22.15 WIB, anggota BNN berhasil mengamankan 15 paket hemat sabu sebarat 2,67 gram, berikut 17 orang berada di lokasi judi jakpot tersebut.

Dua diantaranya ditetapkan sebagai pengedar narkoba, yakni berinisal VG (30), warga Jalan Karya II, Kelurahan Cereme Dalam, Lubuklinggau Timur II, dan ZA (27), warga Jalan Merbabu,Kerurahan Karya Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Timur.

Kemudian lima orang lagi sebagai pencandu, berinisial Y (50), ES (28), H (49), VR (39), warga Karya Bakti, dan I (49), warga Kelurahan Sukajadi.  Sedangkan 10 lainnya, anak-anak yang kebetulan berada di lokasi saat penggerebekan berlangsung.

“Lokasi judi bar-bar yang kita gerebek itu, milik warga setempat berinisial UDN. Warga sudah resah, karena lokasi itu sering dijadikan tempat transaksi narkoba,  kemudian melapor ke BNN Lubuklinggau. Lalu kita minta backup BNN Mura untuk melakukan penggerebekan,” jelas Kepala BNN Lubuklinggau, AKBP Himawan Bagus Riady, didampingi Kepala BNN Musi Rawas, Hendra Amoer , Minggu (22/03).

Menurut Kepala BNN Lubuklinggau, saat penggerebekan, UDN yang merupakan bandar narkoba sekaligus pemilik tempat judi jackpot berhasil lolos dan masih terus diburu.

“Bandarnya UDN, tapi yang mengedarkannya VG dan ZA. Kedua kaki tangannya itu, berhasil kita ringkus berikut barang bukti 15 paket sabu dan uang Rp105 ribu,” katanya.

“Ke 10 anak-anak tersebut, dikembalikan kepada orang tua mereka. Sedangkan untuk kedua tersangka pengedar, dijerat pasa 114 ayat (1) dan pasal 111 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” pungkasnya. (mar)