Baru 80 Persen, Disdik Dorong SMA/SMK Laksanakan Daring

Drs H Riza Pahlevi MM, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel. Foto istimewa/net

PALEMBANG, PALPOS.ID – Disdik Sumsel, terus mendorong SMA/SMK di Sumsel untuk bisa menerapkan sistem pembelajaran Daring (dalam jaringan). Hal tersebut diungkap Kepala Disdik Sumsel Drs H Riza Fahlevi MM, Senin (23/03/2020).

Dikatakan Riza, saat ini ada sekitar 80 persen dari total SMA/SMK Negeri/Swasta menerapkan pembelajaran Daring (online). “Pembelajaran diterapkan melalui Teleconference, grub WA, SMS, Email dan lainnya,” terangnya.

Saat ini sistem pembelajaran sudah mulai diterapkan pada siswa kelas X dan kelas XI. “Khusus sekolah yang ada di luar daerah belum bisa menerapkan darring, guru yang bersangkutan bisa memberi materi pembelajaran selama siswa belajar di rumah,” ungkapnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, menyikapi surat edaran (SE) pemerintah, pihaknya sudah sejak lama melakukan himbauan guna mengantisipasi penyebaran virus covid-19 ini. “Sudah lama kita tindak lanjuti ini. Semua kepala sekolah, guru, siswa juga kita imbau agar menggunakan masker saat mau keluar, tidak berkumpul dengan orang untuk mencegah virus corona ini,” jelasnya.

Lanjut dia, jika tidak ada masker bisa juga menggunakan tisu basah yang dimodifikasi kanan kiri digunting dan diikat pakai karet gelang dan bisa dibuat masker.

“Imbauan jangan jadi alasan tidak ada jualanya, asal tidak memberatkan siswa. Sekolah dapat membeli detol dan tisu basah untuk membuat masker kalau memang tidak ada jualannya selain itu juga harus sering menggunakan hand sanitaizer, guna mengantisipasi pencegahan COVID-19 ini,” pungkasnya. (uci)