Buronan Tersangka Curanmor Roboh Dipelor Pak Sukri

Tersangka curanmor yang dipelor menjalani perawatan di rumah sakit, Kamis (26/03/2020). Foto: denni/Palpos.ID

PALEMBANG, PALPOS.ID – Satu bulan menjadi buronan, dua tersangka curanmor diringkus Unit V Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel, di salah satu warnet di Jalan Celentang Kecamatan Sako, Kamis (26/03/2020), sekitar pukul 20.15 WIB.

Lantaran hendak kabur saat akan ditangkap, pelaku Dian Dwi Yanto (24), warga Talang Keramat Kelurahan Kenten Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, terpaksa dipelor di kaki kirinya. Pelaku Dian diringkus bersama temannya, Yudha alias Layo (21), warga  Jalan Rokan Jaya Kelurahan Lebong Gajah Kecamatan Sematang Borang.

Kedua tersangka ditangkap berdasarkan laporan korban Muhardiky Hermono (24), salah satu Gojek, warga Jalan Orde Baru, Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan Kemuning.

Dalam laporannya, kejadian Sabtu (23/02/2020), sekitar pukul 08.30 WIB, di Jalan Talang Keramat, Lorong Bidan Perum BSA Permai Kelurahan Kenten Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin.

Kedua pelaku mencuri motor korban dengan cara merusak kunci jendela rumah korban, lalu masuk dan menggasak sepeda motor Honda Beat Nopol BG 4194 ABR warna putih biru.

Unit V Subdit 3 Jatanras menindaklanjuti laporan itu, hingga mengetahui pelakunya dan lokasinya. Tepatnya Kamis (26/03/2020), sekitar pukul 20.00 WIB, melakukan penyergapan terhadap pelaku Yudha, tengah berada di sebuah warnet di Jalan Celentang, Kecamatan Sako.

Dari nyanyian Yudha, polisi memburu satu rekannya, yakni pelaku Dian. Saat penangkapan, Dian berupaya melarikan diri sehingga polisi melepaskan tembakan ke kaki kirinya.

Kasubdit 3 Jatanras, Kompol Suryadi SIk MH, didampingi Kanit V Kompol Sukri A Rivai SSos SH dan AKP Roby Sugara SH MH, membenarkan meringkus dua pelaku curanmor tersebut.

“Kedua pelaku sudah sering melakukan curanmor. Ada dua LP nya, salah satunya Gojek itu korbannya. Kedua pelaku merupakan pelaku curanmor pernah ditahan juga, kasus pidana juga. Mereka kita jerat dengan pasal 363 KUHP 5 tahun pidana,” tukas Suryadi. (den)