Kecelakaan Tunggal di Tol Kayuagung-Palembang, Tiga Tewas

Anggota Satlantas Polres OKI sedang melakukan olah TKP dan memintai keterangan warga, Kamis (26/03). Foto: istimewa

KAYUAGUNG, PALPOS.ID – Untuk kesekian kalinya kecelakaan menelan korban terjadi di Tol Kayuagung- Palembang (Kapal). Padahal, jalan tol tersebut hingga kini belum dibuka atau belum beroperasi. Namun anehnya masih ada warga bisa melintas di jalan bebas hambatan tersebut.

Kecelakaan maut terbaru terjadi Kamis (26/03/2020) dini hari. Dalam kecelakaan tunggal ini, mobil Honda Jazz nopol BG 1731 VB ditumpangi satu keluarga rusak berat, setelah menabrak sliper (beton) pembatas terpasang di tengah sebagai penutup ruas jalan tersebut.

Tak ayal, akibat laka tunggal di STA 355 Desa Terusan Menang Kecamatan SP Padang Kabupaten OKI ini, Dedi Mugiarto (60), sang pengendara mobil, pensiunan Pos Indonesia, warga Jalan Sultan Agung Kelurahan Kalibaru Medan Satria Bekasi, tewas di lokasi kejadian.

Bukan hanya sipengemudi, insiden tragis ini juga merenggut nyawa 2 orang penumpang lainnya. Yakni Huriah (60), meninggal dunia di lokasi, dan Aslan Zaidan Aldino (7), walau sempat dilarikan ke RSUD Kayuagung akhirnya meninggal.

Sementara 3 penumpang lainnya, Reza Aldino (30) mengalami luka lecet lutut kanan, luka pecah bibir dan memar di dada. Ade Wahyuni Agustini (31), patah kaki kanan dan terkilir lengan kanan. Sedangkan M Atafaris Aldino (3) tak alami luka.

Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy SH SIk MSi, melalui Kasatlantas AKP Amelia Kartika SH SIk, dan Kanitlaka Iptu I Made Oka Subawa, mengatakan, kendaraan datang dari arah Lampung menuju Palembang, dan menabrak sliper pembatas yang menutupi ruas tol tersebut.

“Setiba di TKP, yaitu KM 355, menabrak beton penutup jalan sehingga terjadi lakalantas yang mengakibatkan korban luka-luka dan meninggal dunia serta kerugian material,” ungkap dia.

Menurutnya, pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan di TKP terkait insiden ini. Sementara itu, untuk proses lebih lanjut, jelasnya, perkara ditindaklanjuti pihak Reskrim Polres OKI. “Tindaklanjut masalah ini masuk ke ranah Reskrim, karena tol ini sendiri sebenarnya belum diresmikan,” pungkasnya. (nur)