Napi Lapas Narkotika Banyuasin Kendalikan Narkoba dari Dalam Sel

Kedua kurir sabu yang diamankan di Mapolsek Sukarame Palembang.

PALEMBANG, PALPOS.ID –  Kembali terkuak seorang narapidana (Napi) bebas mengendalikan narkoba dari dalam sel tahanan.

Terungkapnya setelah aparat Polsek Sukarame Palembang menciduk dua kurir berikut barang bukti paketan sabu seberat 20 gram atau senilai Rp 20 juta.

Kurir tersebut yakni, Edu Martin Simamora (24) warga Jalan SMB II, Lorong Margo, Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarame, Palembang dan Feby (26) warga Asrama Haji, Kelurahan Kebun Bunga, Sukarame, Palembang.

Penangkapan kedua kurir itu seusai bertransaksi dengan polisi yang menyamar, Rabu (25/03), pukul 00.30 WIB, di sekitar Pos Lalulintas KM 12, Jalan Bay Pass, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang.

Kapolsek Sukarame Kompol Irwanto SIk didampingi Kanitreskrim Iptu Herman SH menegaskan, kedua kurir diciduk selagi transaksi dan terendus angggota yang patroli.

“Jelang dini hari itu dua pelaku akan transaksi. Anggota patroli curiga dengan gelagat yang mencurigakan. Nah saat kita amanka mereka berusaha lari namun dapat. Saat digeledah ditemukan barang bukti sabu-sabu,” ungkapnya.

Dilanjutkan Irwanto, bahwa dari penyelidikan kedua pelaku merupakan kurir yang akan mengantarkan sabu. “Informasinya ada tahanan di Lapas Banyuasin yang mengendalikan. Kita sudah kantongi identitasnya dia,” ungkapnya.

Kedua pelaku dijerat pasal 112 KUHP dan UU No 35 tahun 2009 dengan ancaman diatas 5 tahun pidana penjara.

Pengakuan Feby sendiri mengaku tidak tahu siapa yang menyuruhnya. “Yang nyuruh itu orang di Lapas Banyuasin. Sepakat barang ini akan diupah Rp 500 ribu, usai transaksi, tapi gagal,” ujarnya.

Feby juga mengaku selain tergiur upah, ia juga doyan mengkonsumsi barang haram pembawa petaka itu. “Ditelepon bilang antarlah ada upah. Sama mau dikasih juga barang,” tukas Feby tampak pasrah. (den)