Dewan Tunggu Usulan Bahas Pengalihan Anggaran Corona

Mgs Syaiful Fadli, Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel. foto: istimewa/net

PALEMBANG, PALPOS.ID – Hingga kini pembahasan pengalihan anggaran Virus Covid-19 belum dibahas bersama antara Pemprov Sumsel dan DPRD Sumsel.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli membenarkan hal tersebut. Apalagi saat ini DPRD Sumsel masih sibuk melakukan reses ke dapilnya masing-masing. “Belum, nanti, tunggu masuk, jadwal rapatnya nanti dikabari,” katanya, Minggu (29/03/2020).

Dia mengakui, anggaran khusus Covid-19 untuk Sumsel, menurut politisi PKS ini, belum ada alokasinya, sehingga perlu ada pengalihan anggaran. “Oh iya, ini khan bencana nasional, internasional, jadi harus ada alokasi. Tidak mungkin tidak, harus, kita butuh alat perlindungan diri, masker dan sebagainya, dibuat anggaran khusus untuk covid-19,” katanya.

Apalagi dari Mendagri mengizinkan daerah bisa melakukan perubahan anggaran dan itu dasarnya. “Anggaran lain, misalnya dewan tidak melakukan perjalanan dinas, dipotong. Jadi biaya perjalanan dewan bisa dipakai. Nanti dari laporan eksekutif anggaran mana yakan dialihkan,” katanya.

Sedangkan Gubernur Sumsel Herman Deru akan memotong dana perjalanan dinas ASN dan anggota DPRD Sumsel. Anggaran perjalanan dinas akan dialihkan untuk pencegahan Covid-19 di Sumsel. Deru mengatakan, pihaknya sudah mengalokasikan beberapa anggaran perjalanan dinas ke luar negeri dan dalam negeri.

Untuk perjalanan luar negeri sudah diputuskan dihapus untuk seluruh jajaran. “Sedangkan perjalanan dinas dalam negeri baik gubernur, wakil gubernur, sekda dan jajaran ke bawah untuk di potong 50 persen,” katanya.

Ia menjelaskan, pemotongan perjalanan dinas untuk dialokasikan ke dana penanganan COVID-19, yang sebelumnya sudah dianggarkan Rp 100 miliar jika suatu waktu dibutuhkan. “Dana ini kita alokasikan dari beberapa pos anggaran. Saya juga akan memberikan insentif bagi tenaga medis,” kata Deru.

Tak hanya para ASN, Herman Deru juga melakukan pemotongan perjalanan dinas itu, terhadap anggota DPRD Sumsel. Bahkan Deru mengaku sudah menginstruksikan Sekda Sumsel untuk menyampaikan kebijakan itu ke DPRD Sumsel. (opa/rilis)