Kakek Uzur Diduga Cabuli Teman Cucu

Tersangka Sari yang diamankan karena kasus pencabulan, Sabtu (28/03/2020). Foto: istimewa

MURATARA, PALPOS.ID – Sungguh bejat dilakukan pelaku Sari (82), warga Desa Sungai Jernih Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara. Dia tega mencabuli korban DI merupakan teman cucunya di pondok kebun tidak memiliki dinding.

Kakek uzur tersebut sudah menduda selama 19 tahun. Sehingga tak kuasa menahan nafsu bejatnya rela menyetubuhi anak dibawak umur masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Dengan dalih awalnya korban dibujuk pelaku diiming-imingi berikan Rp 2 ribu, kemudian korban ikuti permintaannya.

Kapolres Muratara AKBP Adi Witanto SIK, melalui Kapolsek Rupit AKP Bakri Reddy Cahyono, didampingi Kanitreskrim Aipda Agus Priadi mengatakan, pihaknya menerima serahan pelaku pencabulan Sari oleh perangkat desa bersama warga Desa Sungai Jernih, Sabtu (28/03/2020), sekitar pukul 12.30 WIB.

Lanjutnya kejadiannya Sabtu (21/03/2020), sekitar sekitar pukul 11.00 WIB, di kebun Desa Sungai Jernih Kecamatan  Rupit Kabupaten Muratara telah terjadi pencabulan.

Bermula pelaku menawari korban yang sedang bermain dengan temannya di kebun pelaku dengan cara menawari uang Rp 2 ribu.

Selanjutnya korban diajak pelaku ke atas pondok yang tanpa memiliki dinding, hingga terjadilah aksi tak senonoh tersebut. “Awalnya korban diiming-imingi uang Rp 2 ribu dan selanjutnya korban diajak pelaku keatas pondok. Dasana pelaku menyetubuhi korban,” ungkapnya.

Dijelaskannya, berdasarkan keterangan pelaku, korban sedang main bersama cucuknya dan kemudian pelaku langsung menghapiri korban untuk melancarkan aksi bejatnya. Pelaku melakukan karena sudah lama menduda.

“Pelaku Sari mengakuinya dilatari sudah lama menduda dan untuk melampiaskan nafsunya ke korban. Awalnya korban diberikan uang Rp 2 ribu dan setelah melakukan hubungan intim korban diberikan uang Rp 2 ribu,” jelas Agus.

Ia menambahkan Saat itu korban sempat meminta tolong dan menangis, namun tidak ada yg mendengar. Selanjutnya korban pulang lalu bercerita kepada teman-temannya. Beberapa hari kemudian  temannya memberitahukan peristiwa ini kepada ayuk korban atas kejadian tersebut korban mengalami trauma dan melaporkan ke polsek Muara Rupit untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. (rat)