Diduga Himpitan Ekonomi, Ahyar Nekat Gantung Diri

Jenazah Ahyar sebelum dievakuasi polisi ke rumah sakit untuk divisum, Minggu (05/04/2020). Foto: istimewa

MURATARA, PALPOS.ID – Diduga karena himpitan ekonomi, membuat Ahyar (38), warga Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri menggunakan tali nilon di rumahnya, Minggu (05/04/2020), sekitar pukul 16.00 WIB.

Informasinya, korban diketahui meninggal gantung diri oleh tetangganya Mina (48) dan Usni (33), karena merasa curiga korban tidak keluar rumah.

Kemudian Mina dan Usni membuka pintu dan masuk rumah korban. Keduanya kaget karena melihat korban sudah meninggal dalam kondisi tergantung menggunakan tali nilon.

Kapolres Muratara AKBP Adhi Witanto SIk, melalui Kapolsek Rupit AKP Bakri Redy Cahyono, membenarkan ada korban gantung diri tersebut.

Korban diduga gantung diri sekitar pukul 16.00 WIB, namun baru diketahui tetangganya atau saksi sekitar pukul 18.30 WIB. “Korban diketahui meninggal oleh tetangganya dengan kondisi gantung diri menggunakan tali nilon diikat di plafon rumahnya,” ungkapnya, Minggu (05/04/2020).

Dijelaskannya, kemudian kedua saksi memberitahukan hal itu langsung memberi tahu tetangga lain, hingga memberitahu polisi. Polisi mendatangi lokasi, dan melakukan olah TKP.

“Anggota langsung melakukan olah TKP dan mayat korban langsung dibawa ke RSUD Rupit untuk dilakukan Visum,” jelasnya.

Lanjutnya, untuk dugaan sementara korban mengakhiri hidupnya dengan gantung diri dikarenakan depresi akibat himpitan ekonomi. “Korban depresi akibat himpitan ekonomi, untuk sementara korban meninggal akibat gantung diri dan masih dalam penyelidikan,” tuturnya. Ia menambahkan Barang Bukti (BB) yang diamankan tali tambang warna abu-abu dan celana pendek warna cokelat. (rat)